Puluhan Desa di Kabupaten Cirebon Terdampak Kekeringan

- Redaksi

Minggu, 13 Oktober 2019 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – BMKG memprediksi Oktober 2019, sebagian besar wilayah di Indonesia mulai memasuki hujan. Meski di sejumlah wilayah sudah mulai turun hujan, namun sebanyak 50 desa di Kabupaten Cirebon masih mengalami kekeringan.

Musim kemarau yang panjang mengakibatkan desa yang tersebar di 14 Kecamatan itu kesulitan mendapatkan air bersih. BPBD Kabupaten Cirebon, PDAM, dan PMI telah mendistribusikan sebanyak 700 tangki air bersih untuk desa yang terdampak kekeringan.

Baca Juga :  Miris, Empat Kelompok Geng di Cirebon Saling Tantang Duel Maut

Pengiriman air bersih dilakukan bergiliran, jumlahnya pun disesuaikan dengan kebutuhan dan berapa banyak keluarga yang terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan, bagi desa yang belum mendapatkan suplai air bersih diminta segera melapor berikut jumlah air yang dibutuhkan. “Kepala Desa untuk segera mengajukan permintaan droping air jika di wilayahnya mulai kekeringan akibat kemarau ini,” katanya, Sabtu (12/10/2019).

Baca Juga :  HMI Karawang Soroti Bocornya Pipa Minyak Di Laut Utara Karawang

Pihaknya memprediksi masih banyak desa-desa lainnya yang kesulitan mendapat air bersih, untuk itu pendistribusian air bersih terus dilakukan hingga musim hujan tiba. “Air bersih akan terus kami kirimkan hingga musim hujan datang,” ujarnya.

Baca Juga :  Status Level Satu, BPBD Himbau Harap Hati-hati

Ia menyatakan, tahun ini merupakan musim kemarau terpanjang dan terparah karena jumlah desa yang terdampak meluas hingga mencapai 14 kecamatan.

“Tahun ini lebih parah karena belum masuk musim hujan saja sudah 700 tangki yang kami berikan, namun di tahun sebelumnya hanya 400 lebih tangki yang disalurkan,” pungkasnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terbaru