Kecelakaan KA di Karawang, Kereta di Daop 3 Cirebon Alami Keterlambatan

- Redaksi

Senin, 26 Agustus 2019 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – KA 32 Argo Parahyangan keberangkatan dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Bandung tertemper Bus di KM 67+2, Klari, Karawang. Akibatnya, lokomotif CC2961511 mengalami kerusakan dan tidak dapat beroperasi. Selain itu, prasarana rel mengalami kerusakan dan sejumlah perjalanan KA lainnya tertahan. Termasuk di Daop 3 Cirebon beberapa KA mengalami keterlambatan pada kedatangan.

Baca Juga :  KAI dan KNKT Segera Investigasi Perisitwa Tabrakan KA di Bandung

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Kuswardoyo mengatakan, hingga kini terdapat sejumlah kedatangan KA ke arah cirebon yang mengalami keterlambatan karena kecelakaan lalu lintas, dimana sebuah bus menemper KA Argo Parahyangan di perlintasan tidak resmi di wilayah Daop 1 Jakarta.

“Sampai sat ini ada keterlambatan cukup tinggi pada 5 kereta kedatangan ke Daop 3 Cirebon yaitu 2 KA Argo Cheribon, Singasari, Jayabaya dan Jayakarta Premium,” katanya, Senin (26/8/2019).

Baca Juga :  Evakuasi Korban Tabrakan KA di Bandung Masih Berlangsung

Pihaknya pun meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut. “Kami atas Nama PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon, memohon maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan perjalanan KA hingga 50 menit,” ujarnya.

Baca Juga :  Waspada Covid-19, Pemdes Cipeujeuh Kulon Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Sementara, salah satu penumpang KA Argo Cheribon tujuan Cirebon-Gambir, Charles mengaku, perjalanannya sempat tertahan di Stasiun Cikampek selama kurang lebih satu jam.

“Sampai sekarang masih di Cikampek, seharusnya sudah tiba di Gambir pukul 16.49 Wib, tapi sampai sekarang sudah pukul 17.25 Wib masih di Cikampek,” pungkasnya.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Rest Area KM 57A Dijaga Ketat Saat Peresmian Biosolar B50, JTT Pastikan Layanan Tetap Lancar
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:50 WIB

Rest Area KM 57A Dijaga Ketat Saat Peresmian Biosolar B50, JTT Pastikan Layanan Tetap Lancar

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB