BIJB Sepi Penumpang, Kini Jadi Tempat Wisata Warga

- Redaksi

Minggu, 21 April 2019 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Majalengka – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) memang masih sepi penumpang, namun di hari sabtu dan khususnya minggu banyak masyarakat yang berlibur/berwisata di Bandara Internasional tersebut.

Seperti objek wisata pada umumnya, BIJB diburu masyarakat dari berbagai wilayah disekitar bandara seperti kabupaten Indramayu, dan Cirebon baik menggunakan kendaraan roda dua, roda empat bahkan mobil pick up yang penuh penumpang.

Biaya yang murah karena hanya membayar parkir menarik banyak pengunjung untuk datang. Mereka hanya berswafoto, makan makan ‘botram’ red. Dan berkeliling area ruang penjemputan bandara.

Baca Juga :  Akses Jalan Non Tol BIJB Segera Dibangun Akhir Tahun

Diah Nur Afifah salah seorang pengunjung asal kabupaten Cirebon mengaku penasaran dengan arsitektur bandara yang katanya memadupadankan kearifan lokal dan modern.

“Penasaran ajah dengan designnya, karena liat di foto tidak puas,” ungkapnya.

Diah mengaku sangat kagum dengan gaya bangunan bandara, apalagi fasilitasnya lengkap dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Targetkan Penyelesaian Konstruksi Akhir Bulan Juni, Pembangunan Jalan Tol BORR Seksi 3A Capai 98,7%

“Fasilitasnya lengkap dan mewah apalagi sangat ramah penyandang disabilitas,” ujar Diah.

Bukan hanya Diah, masih banyak para pengunjung yang membawa keluarga dan sanak saudaranya hanya untuk menikmati hembusan angin dan beramah tamah dengan makanan yang mereka bawa dari rumah.

“Sengaja bawa makan dari rumah karena di bandara kan harganya mahal mahal,” ujar Agus yang datang dari perbatasan Majalengka dan Indramayu menggunakan mobil bak terbuka.

Baca Juga :  Hadiri Tarhib Ramadhan Bobihoe : DMI Konsisten Bina Ummat dan Agen Penebar Kebajikan

Selain itu, Muhammad Guntu salah seorang warga asli Kecamatan Kertajati dimana BIJB berdiri. Dia menuturkan, jika masyarakat banyak datang ke bandara semenjak BIJB dibangun. Apalagi setelah diresmikan Presiden Jokowidodo dan beroperasi.

“Dari semenjak dibangun pun bandara ramai jadi objek wisata. Apalagi di bulan Ramadhan kemarin bandara padat dengan orang yang ‘ngabuburit’ dan setelah hari raya idul fitri banyak yang berwisata di BIJB,” Jelas Guntur.(kii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami