RJN, Cirebon- Balong Glampok dahulu merupakan salah satu mata air terluar dr kerjaan indraprhasta yang berada di luar kotaraja berkisar abad ke 3 dan juga merupakan salah satu tanah wewengkon keraton Kesepuhan Cirebon. Situs yang berada di Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Provinsi Jawa Barat.
Menurut salah seorang Juru Pelihara Situs Purbakala dari Kesultanan Kasepuhan, Sulaiman (50) Tahun, menceritakan jika pada masa pemerintahan Kesultanan Kasepuhan abad 14 / 15 merupakan mata air yang di perebutkan beberapa jawara, karena merupakan mata air yang berguna untuk penyembuhan dan kekuatan.
“Makanya banyak yang di perebutkan dan mencoba menguasainya,”ungkapnya pada rakyatjabarnews.com di salah satu Wewengkon Kesultanan Kasepuhan di bilangan Objek Wiasata Cikuya di Kecamatam Lemahabang Kabupaten Cirebon, Minggu (9/9/2018).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sulaiman menambahkan pada awalnya mata air ini bagus dan tertata rapih bahkan sering di kunjungi beberapa peziarah dari berbagai wilayah baik Pulau Jawa maupun dari mana mana.
“Yang pada waktu itu jabatan Jupel (juru pelihara) di pegang oleh kakek kami, banyak dikunjungi peziarah dari berbagai Kota”.
Adapun sekarang di gantikan oleh dirinya karena setelah setelah turun temurun dari seabad lampau.
“Setelah kakek kami meninggal, maka di gantikan oleh anaknya pada akhir abad 19 dan pada saat ini kami meneruskan sebagai juru rawat,”pungkasnya.(ymd/RJN)









