Sinergi Kementan – BBWS Bekasi Timur Manfaatkan Air Situ Cipalahar untuk Petani Bekasi Selatan

- Redaksi

Rabu, 22 Agustus 2018 - 01:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi– Kementerian Pertanian lewat tim upaya khusus padi, jagung dan kedelai (Upsus Pajale) Propivinsi Jawa Barat terus pantau efek cuaca terhadap kekeringan lahan pertanian di beberapa daerah di Jawa Barat. Setelah kemarin lakukan pemantauan ke daerah Sukatani, Muara Gembong dan Tambelang, hari ini Selasa (21/8/2018) Ketua Penanggungjawab Upsus Jawa Barat Banun Harpini melihat efek kekeringan di Kecamatan Cibarusah dan Serang Baru.

β€œKita perlu usulkan pembuatan sumur bor di Cibarusah dan bersinergi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Citarum di Bekasi Timur,” jelas Banun.

Baca Juga :  DPMD Kabupaten Bekasi Gelar Pembinaan Pengelola BUMDes untuk Tingkatkan Kapasitas SDM

Upaya pengusulan sumur bor dimaksudkan agar lahan sawah tadah hujan seluas 3.600 ha di Cibarusah dapat ditanam padi. Selanjutnya sinergi dengan BBWS Bekasi Timur ini guna memacu percepatan normalisasi setu Cipalahar agar lahan sawah seluas 1.500 ha di Serang Baru dapat ditanami padi pada musim kemarau seperti saat ini,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Banun, sumur bor adalah pilihan yang paling memungkinkan, mengingat sumber air terutama di Kecamatan Cibarusah kondisinya kering dan tidak memungkinkan untuk dipompa. Sumber air yang kecil, bahkan hampir kering tersebut juga masih dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari, seperti untuk mandi dan mencuci. Banun bersama Danramil 09 Cibarusah Kusmayadi juga lihat kondisi beberapa aliran irigasi di Cibarusah, Bekasi yang kering.

Baca Juga :  Lautan Manusia Padati Karnaval Perdana RW 14 BCM, Romusha hingga Budaya Minahasa Bikin Takjub

Selain itu adanya setu Cipalahlar di kampung Bihbul, yang nantinya bisa mengalirkan air irigasi untuk tiga desa skaligus bisa menjadi harapan baru, meskipun saat ini normalisasi masih terus dikerjakan. Tiga desa tersebut meliputi Desa Sukaragam, Sindangmulya dan Wibawamulya. Menurut informasi yang didapat di lapangan, normalisasi situ seluas 14 ha tersebut akan diselesaikan hingga akhir bulan ini. Banun berharap warga disekitar situ dapat memanfaatkan air yang ada untuk dapat mengolah dan menanam padi, meski hanya sebagian. “Kita manfaatkan, meski hanya sebagian, tapi ini peluang, semoga berkah,” harap Banun.

Baca Juga :  Walikota Bekasi Adopsi Peternakan Lele Bojonegoro

Ia mewakili Kementerian Pertanian berjanji untuk terus memonitor, mendorong, memotivasi serta memberikan bantuan yang ada seperti benih ataupun alat pompa, asalkan petani juga ikut bersemangat. “Kita harus mengambil hikmah dari kekeringan ini, harus yakin,” pungkasnya.(rls/RJN).

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Pilkades Muktiwari Memanas! Bahrudin No. 1 dan Rusdi No. 2 Mulai Adu Program 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB