Kejaksaan Lihat Bangunan Gedung Setda 8 Lantai

- Redaksi

Rabu, 8 Agustus 2018 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak rombongan dari Kejaksaan Negeri Kota Cirebon mendadak mampir di depan bangunan gedung Setda 8 Lantai, Rabu (8/8) Siang.

i

Nampak rombongan dari Kejaksaan Negeri Kota Cirebon mendadak mampir di depan bangunan gedung Setda 8 Lantai, Rabu (8/8) Siang.

RakyatJabarNews.com, Cirebon– Pembangunan Gedung Setda 8 Lantai menjadi sorotan semua pihak. Pasalnya, tak hanya persoalan kualitas material bangunan yang diragukan karena beberapa waktu lalu atap seng lepas terkena angin kencang, bahkan kualitas bangunan secara keseluruhan pun menjadi perhatian.

Atas hal tersebut, Kejaksaan Negeri Kota Cirebon mengunjungi Gedung Setda 8 Lantai yang berada tepat dibelakang Balaikota Cirebon.

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Nurul Hidayat mengatakan pihaknya hanya melihat gedung setda dari luar saja karena memang tidak sengaja berkunjung untuk melihat kesana. Secara keseluruhan, kata dia, pembangunan gedung setda diawasi.

”Tadi kami tidak sengaja mampir ke gedung setda untuk melihat pembangunannya. Tentu kami awasi semuanya,” kata Nurul, saat ditemui diruang kerjanya usai mampir di pembangunan Gedung Setda 8 Lantai, Rabu (8/8).

Nurul memastikan, akan bisa melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan gedung setda. Akan tetapi, kata dia, pihaknya masih menunggu karena saat ini masih dalam masa pemeliharaan.

Baca Juga :  Kakanwil Jabar Kemenkumham Harapkan Industri Tekstil di Lapas Kelas 1 Cirebon Terus Berkembang

”Pembangunan gedung setda tidak didampingi oleh TP4D, mungkin setelah masa pemeliharaan selesai kami bisa melihat hasil pekerjaannya,” ujarnya.

Masih kata Nurul, pembangunan menggunakan APBD baik ataupun tidak baik kualitasnya semua menjadi pengawasannya. Untuk saat ini, lanjut dia, pihaknya baru mengawasi dari luar seperti anggaran yang sudah keluar brpa belum sampai tahap kedalam ataupun hasil pekerjaan.

Baca Juga :  Kelangkaan Tabung Gas 3 Kg, Ini Penjelasan Kabid Elpiji Hiswana Migas

”Ada potensi sama seperti DAK Rp96 M karena pembayaran pun belum semua baru 50 persen,” ungkapnya.

Nurul menghimbau, agar semua pekerjaan yang dilaksanakan agar sesuai aturan sehingga baik proses maupun hasilnya akan bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat Kota Cirebon.

”Kami lebih utamakan pencegahannya. Mari bersama-sama memantau pekerjaan, sehingga dikerjakan dengan baik,” tuturnya.(red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!
Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak
Pemprov dan Pemkab Cirebon Kolaborasi Tangani Jalan Rusak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Jumat, 30 Mei 2025 - 20:00 WIB

Longsor Maut, Tambang Ditutup!

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:09 WIB

Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan

Berita Terbaru