Adang Juhandi: Euporia Pileg 2019, Pendatang Disayang, Kader Ditendang

- Redaksi

Jumat, 20 Juli 2018 - 13:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Tokoh Politik Cirebon Timur, Drs. Adang Juhandi mengaku jika fenomena politik di Kabupaten Cirebon jelang Pemilihan Legislatif sudah terlihat, dengan munculnya sejumlah nama baik kader partai maupun tokoh yang tersebar di tiap dapil akan bersaing dalam perebutan kursi panas baik di DPRD Kabupaten, Provinsi bahkan DPR RI setahun yang akan datang.

“Sekarang momen politik pileg dan pilpres akan menjadi kesibukan dan perhatian serius bagi warga negara,” jelasnya saat ditemui di komplek Niaga Penjualan Bambu di Ciberes, Jumat (20/7).

Menurutnya, kerja politik lima tahunan akan ditentukan kembali pada pileg ini, siapa sebagai peraih kursi terbanyak, dia akan muncul sebagai partai jagoan siapa yang tergusur dan tidak bisa menghantarkan kadernya duduk di parlemen, semua akan di tentukan pada pileg nanti sebagai pengadilan akhir bagi parpol.

Semua caleg punya kesempatan yang sama bagi yang sudah muncul di DCT, nanti semua diklaim oleh parpol mereka adalah kader terbaik parpol.
Sebagai corong dan etalase parpol di legeslatip nanti untuk konsisten menyuarakan aspirasi rakyat dan program idealisme parpol.

“Awalnya merasa penting dan keharusan bagi setiap parpol untuk memompakan fisi misi dan kecakapan pada sistem kaderisasi dari tingkatan ke tingkatan agar membentuk karakter kader yg militan dan keindonesiaan tulen,” tuturnya.

Sehingga, lanjutnya, ketika duduk di legeslatif tidak mencoreng nama baik parpol dan siap bekerja secara propesional sebagai wakil rakyat dan wakili parpolnya di gedung dewan.

“Namun, tidak semua parpol bisa konsisten untuk mendorong dan memprioritaskan kadernya maju sbg bacaleg akibat waktu dan belum maksimalnya kaderisasi, serta konflik internal yang berkepanjangan hingga tergoda oleh polularitas dan adanya komitmen tertentu atau janji mahar dan lain sebagainya,” jelasnya.

“Disitulah kader yang asli akan tergusur malah sang pendatang akan di sayang,” imbuhnya.

Baca Juga :  DPW PKS Jawa Barat Umumkan Hasil Real Count C1 PKS

Jika hal ini betul terjadi di parpol yang modern yang berkoar restorasi tanpa mahar atau hasil surfei dengan Indonesia memanggil, tambahnya, sungguh amat naif dan menjijikan jika praktek-praktek semacam ini masih terjadi, dan akan membuat luka bagi kader-kader yang potensial digusur begitu saja oleh arogansi sang ketua partai.

“Harapan untuk menambah kursi akan jadi tantangan berat karena sudah pembohongan publik yang terjadi,” tegasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengamat UGM Sebut Zulhas Layak Dipertimbangkan Gantikan Gibran
Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Verrell Bramasta Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bantuan Pendidikan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:33 WIB

Pengamat UGM Sebut Zulhas Layak Dipertimbangkan Gantikan Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Berita Terbaru