Pasca Terungkapnya Miras Oplosan, Kapolsek Lemahabang: Masyarakat Diimbau Peka Terhadap Lingkungan

- Redaksi

Jumat, 27 April 2018 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Terungkapnya jaringan pengoplos miras jenis ciu di Perum SDL Indah RT 17/05 Desa Cipejeuh Wetan Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon pada Rabu (25/4) malam lalu, menjadi temuan yang di luar dugaan. Apalagi tempat tersebut sudah beroperasi selama 6 bulan lamanya.

Kapolsek Lemahabang AKP Sentosa Sembiring menyayangkan hal tersebut. Karena, jika saja masyarakat lebih peka terhadap lingkungan, maka usaha miras oplosan tersebut bisa lebih awal terungkap. Apalagi, dirinya baru 3 bulan menjabat sebagai Kapolsek Lemahabang.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Kota Musnahkan Ribuan Miras Jelang Ramadhan

“Warga sekitar lingkungan home industri kurang peka terhadap adanya kegiatan yang mencurigakan. Padahal itu sangat penting,” jelasnya saat ditemui awak media di Polsek Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jumat (27/4).

Kapolsek menambahkan, pihaknya sudah mengimbau kepada para tokoh masyarakat dan pemerintah desa yang ada di wilayah hukum Polsek Lemahabang, agar lebih peka lagi terhadap lingkungan, dan meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hal yang mencurigakan, baik itu ke Bhabinkabtibmas atau langsung ke Polsek.

Baca Juga :  Rayakan Tahun Baru, Korem 063/SGJ Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Selain itu, Kapolsek Lemahabang juga mewanti-wanti masyarakat agar jangan bertindak sendiri, dan harus berkoordinasi dengan kepolisian jika menemukan yang mencurigakan.

“Cukup informasikan saja, karena tanpa bantuan dari masyarakat, pihak Kepolisian juga memiliki keterbatasan,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari
Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta
Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya
Tragedi Cinta Segitiga di Bekasi! Pria Tega Tikam Teman Sendiri hingga Tewas

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WIB

Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita

Senin, 11 Mei 2026 - 14:55 WIB

Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari

Berita Terbaru

Suasana pembukaan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (10/6/2026). Pameran ini menghadirkan ratusan perusahaan dari sektor energi, pertambangan, dan konstruksi untuk mendorong investasi serta pertumbuhan industri di Indonesia Timur.

Nasional

IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:40 WIB