Rayakan Tahun Baru, Korem 063/SGJ Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam rangka perayaan tahun baru 2018, Korem 063/SGJ gelar doa bersama dan menyantuni anak yatim piatu di Lapangan Tenis Komplek Korem 063/SGJ Jl. Brigjend Dharsono By Pass Kota Cirebon, Minggu (31/12). Kegiatan tersebut bertujuan untuk berbagi kebahagian dengan para anak yatim piatu dan untuk mendoakan agar malam perayaan pergantian tahun dari tahun 2017 ke tahun 2018 berjalan dengan aman dan lancar.

Kegiatan ini diisi dengan acara Tauziah dan pembacaan Surat Yang, serta memberikan santunan kepada anak yatim piatu sebanyak 50 anak yatim piatu. Acara juga dihadiri oleh Kepala Staf korem 063/SGJ Letkol Arm Wahyu Widodo S.Sos, Para Kasi Korem 063/SGJ, Para Dan/Ka Sat Disjan, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Korem 063/SGJ beserta Pengurus, dan diikuti oleh Seluruh Anggota Korem 063/SGJ dan Dinasjawatan jajaran Korem 063/SGJ baik Militer maupun ASN dan perwakilan Persit KCK serta Warga Asrama Korem 063/SGJ.

Komandan Korem 063/SGJ Kolonel Inf Veri Sudjanto Sudin S.I.P menyampaikan dalam sambutannya, akhir tahun menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu setiap orang, banyak sekali perayaan yang istimewa dan meriah untuk menyambutnya. Segala permasalahan yang negatif di tahun sebelumnya diharapkan tidak muncul lagi di tahun yang akan datang.

“Saya harapkan bahwa momentum ini harus dapat dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh, sehingga akan lebih meningkatkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan masyarakat maupun Kedinasan,” ujarnya.

Komandan Korem 063/SGJ Kolonel Inf Veri Sudjanto Sudin S.I.P menambahkan, hindari kesan kegiatan hal yang bersifat rutinitas atau seremonial semata tanpa ada makna dan hikmah yang dapat diambil.

“Yang tidak kalah pentingnya kegiatan semacam ini, harus dapat menjadi renungan dan kajian atas apa yang telah dan akan kita perbuat,” terangnya.

Veri Sudijanto melihat, masih adanya personel atau oknum anggota yang melakukan pelanggaran. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa anggota yang sering melakukan pelanggaran adalah mereka yang tidak memiliki fundamental dan kualitas keimanan yang baik.

Dirinya berharap, semoga semua mengawali dari pribadi masing-masing untuk dapat memperbaharui dan memperbaiki apa saja yang sudah dilakukan di tahun 2017, akan lebih baik di tahun 2018.

“Selamat Tahun Baru 2018, semoga tahun ini akan kita jalani dengan penuh semangat dan harapan akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Comment