Tiba di Cirebon, Mendikbud akan Kunjungi Keluarga Korban Runtuhan Sanggar Seni di Gegesik

- Redaksi

Selasa, 17 April 2018 - 23:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pasca tragedi ambruknya sanggar seni yang menewaskan 7 orang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan mengunjungi dan memberikan santunan kepada keluarga korban tewas.

“Saya ingin bersilaturahmi kepada keluarga yang anaknya meninggal akibat tertimpa tembok,” kata Muhadjir dengan didampingi Plt Bupati Cirebon Selly A Gantina saat ditemui awak media ketika tiba di Cirebon, Selasa (17/4) malam.

Baca Juga :  Polres Bogor Lakukan Olah TKP Pasca Terputusnya Jembatan Gantung

Rencananya, Muhadjir akan mengunjungi keluarga dari korban meninggal dan juga menjenguk korban yang selamat dan masih dirawat di rumah sakit saat Rabu (18/4) besok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada santunan, tapi tidak bisa disebutkan nominalnya. Saya juga dapat titipan dari Pak Presiden, Pak Presiden berbelasungkawa atas kejadian ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Hadiri Border Economic Summit di Kabupaten Bogor

Seperti diberitakan sebelumnya ada tujuh orang yang sedang berlatih menabuh gamelan meninggal dunia akibat tertimpa tembok sarang burung walet.

Tembok sarang burung walet yang sudah tua itu roboh dan menimpa sanggar seni yang sedang digunakan berlatih siswa sekolah SMPN 1 Gegesik.

Baca Juga :  Menjadi Kapolres Cirebon Kota yang Baru, ini Harapan AKBP Roland Ronaldy

Tempat latihan tersebut merupakan sanggar tradisional milik Suherman (48) yang berada di Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon dan kejadian itu pada Senin (16/4) kemarin sekitar pukul 10.30 WIB.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 09:33 WIB

Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terbaru