RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pasca banjir yang melanda wilayah Cirebon Timur, banyak bangkai hewan ternak yang belum dikuburkan dan membusuk. Kini kesehatan warga, khususnya di kantong-kantong banjir terancam oleh penyakit gatal-gatal dan muntaber, serta yang jenis penyakit lainnya.
Ketua DPD NasDem Kabupaten Cirebon Agus Supriyadi mengatakan, Partai NasDem sudah 2 hari turun langsung di 5 lokasi bencana banjir untuk membantu saudara di wilayah Cirebon Timur. Dan hari ini, merupakan hari ketiga para pengurus NasDem terjun langsung di lapangan di Desa Cilengkrang Rahayu Kecamatan Pasaleman Kabupaten Cirebon.
Selain itu, para pengurus DPD dan Dewan NasDem serta pengurus DPC, DPRT, serta ASN bergerak memberikan bantuan berupa 1500 nasi bungkus siap santap, serta air meneral juga Air bersih kepada masyarakat terdampak banjir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Lokasi yang kami datangi yaitu Cilengkrang, Genteng, Pengosongan, Pasaleman, dan Ciledug,” ujar Agus saat ditemui awak media di sela-sela acara berbagi pada para Korban banjir Cirebon Timur, Senin (26/2).
Selain itu, pihaknya juga memberikan susu untuk ibu hamil serta biskuit khusus ibu hamil dan menyusui. Sedangkan untuk anak-anak diberikan bantuan khusus berupa susu anak-anak, biskuit anak sekolah, sabun mandi, sabun cuci, pempers untuk bayi dan anak-anak, serta ditambah air bersih 5 tangki.
Selain bantuan berupa makan dan minimum, Nasdem juga memberikan pengobatan gratis pada masyarakat. Obat-obatan turut disumbangkan bagi masyarakat korban banjir dengan melibatkan tenaga kesehatan 4 orang.
“Kami dari pagi jam 8 sudah di lokasi Bencana banjir, memberikan Pengobatan gratis. Kami memberikan pelayanan dengan satu dokter dan 4 perawat,” ungkap Windi selaku Wakil Ketua DPD NasDem.
Sedangkan menurut salah satu warga Desa Cilengkrang Rahayu mengatakan, sudah 3 hari ini setiap turun hujan selalu banjir. Bahkan rumah semalam terendam banjir setinggi satu meter setengah. Sedangkan wilayah yang masih terendam banjir hingga 3,5 meter dan sampai sekarang belum surut.
Menurut pantauan awak media, masyarakat korban banjir terlihat sangat membutuhkan kebutuhan pokok lainnya. Ada yang meminta sabun, pempers, dan bahkan sampai berani mengetok-ngetok kaca mobil meminta barang-barang yang mereka butuhkan. (Ymd/RJN)










