RakyatJabarNews.com, Purwakarta – Kasus perampokan bersenjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) terjadi di Kantor Koperasi Bunga Matahari, di Perum Bumi Hegar Asih RT 08/RW 08 Kelurahan Cisereuh, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Rabu (14/02) pukul 12.00 WIB.
Akibat aksi pencurian yang disertai kekerasan (curas) tersebut, uang koperasi sebanyak puluhan juta rupiah raib digondol pelaku. Bahkan, perhiasan emas dan hape pun tak luput digondol para pelaku yang berjumlah empat orang itu.
Peristiwa tersebut terjadi di saat koperasi yang lokaasinya berada di tengah lingkungan padat penduduk itu sedang sepi. Saat kejadian, tiga karyawan yakni Ny Komara, Ny Asrul dan Ny Hani kedatangan tiga lelaki yang berpura-pura mengajukan pinjaman. Ketiganya lantas ditolak karena bukan anggota koperasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejurus kemudian, ketiga lelaki asing berlogat melayu itu mengacungkan senjata api dan juga mengancam dengan celurit, agar ketiga pengurus koperasi diam dan tidak melakukan perlawanan.
“Jangan berteriak. Kalau masih ingin hidup,” kata salah seorang pelaku sambil menodongkan pistol.
Karuan saja ketiga ibu ibu karyawan Koperasi itu panik. Mereka tak mengira ketiga orang asing itu perampok. Detik berikutnya, para pelaku menyekap ketiga korban di dalam kamar mandi dengan kondisi tangan dan kaki diikat sedangkan mulut dan mata dilakban.
Pelaku kemudian menggasak seluruh barang berharga di koperasi yang bergerak di bidang makanan ringan itu. Para pelaku di antaranya berhasil mengambil uang di brankas Rp 30 juta, perhiasan emas yang melekat di tubuh korban, dan HP milik korban.
Ketua RT setempat, Umar Danu menyebutkan, aksi perampokan disertai penyekapan pertama kali diketahui oleh Ny Beni yang rumahnya tak jauh dari koperasi. Dirinya didatangi korban Ny Komara yang berhasil melepaskan ikatan. ” Ya, Ny Beni yang rumahnya ada di sebelah koperasi yang pertama kali tahu,” kata Umar.
Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP Aghta Bhuwana menjelaskan, pihaknya telah menurunkan tim untuk mengejar empat pelaku. Pihaknya juga bekerjasama dengan Polda Jabar berbekal petunjuk CCTV yang didapat di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan. “Sedang kita kejar,” ujarnya singkat.
Diketahui, ada empat pelaku perampokan, di mana tiga di antaranya masuk ke dalam koperasi dan seorang pelaku mengawasi dari luar. Usai menguras koperasi, para pelaku kabur mengendarai sepeda motor.(ddd/RJN)









