Karena Cemburu, Satu Keluarga Dibakar

- Redaksi

Selasa, 13 Februari 2018 - 17:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bogor – Satu keluarga di Kampung Cijurey, RT 01/01, Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi korban pembunuhan dengan cara dibakar. Tiga orang meninggal dan satu lainnya kritis dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Korban meninggal adalah Edi Setiawan, Janeng, dan Tegar Sugianto. Adi, salah seorang warga sekitar, menerangkan peristiwa itu terjadi pada Senin, 12 Februari 2018, sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca Juga :  Ryan Hardhyansyah Korban Penganiayaan Menghembuskan Nafas Terakhir di Rumah Sakit.

Menurut dia, dari tiga orang meninggal itu, satu di antaranya diduga sebagai pelaku. Motifnya diduga karena urusan asmara atau cemburu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu satu keluarga. Ceritanya si perempuan cerai dari suami pertama Tegar Sugianto dan menikah dengan Edi Setiawan. Tapi Tegar, suami pertama itu masih berharap. Jadi, pelakunya Tegar dan yang dibunuh itu Edi dan Janeng, bapaknya mantan istrinya atau mantan mertuanya,”kata Adi.

Baca Juga :  Maman Imanulhaq Desak Pemerintah dan DPR Segera Sahkan RUU Terorisme

Sementara menurut informasi lainnya, sebelum dibakar, korban ditusuk.

“Sadis. Sebelum dibakar, ditusuk. Cicih dibawa ke rumah sakit Citra Indah,” kata warga lainnya.

Camat Sukamakmur Zaenal Ashari membenarkan adanya peristiwa itu. “Saya sudah terima laporan dari Bu Lurah, Ibu Ati. Tapi untuk selanjutnya, kita menunggu dulu dari polisi,”kata Zaenal.

Dari laporan staf desanya, yang meninggal dalam kondisi terbakar dua orang. Dia adalah Edi dan Janeng. Sementara satu orang lainnya yakni Tegar. Setelah menganiaya dan membakar korban, dia bunuh diri dengan cara gantung diri.

Baca Juga :  MH Laporkan Kaesang Atas Dugaan Ujaran Kebencian di Youtube

“Pelaku tidak meninggal di lokasi kebakaran. Dia bunuh diri di lokasi lain. Dia ditemukan di sebuah gudang di Desa Sukadamai, lain desa,” terang Zaenal.

Terkait kasus ini, lanjut camat, pihaknya sudah menurunkan jajarannya ke lokasi. Kasus ini juga sudah dilaporkan ke kepolisian. (Red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengikuti ekspos pembangunan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Kantor BKN RI, Rabu (21/10/2026), sebagai upaya memperkuat profesionalisme dan kinerja aparatur di lingkungan Pemkot Bekasi.

Pemerintahan

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:30 WIB