90% Sungai-Sungai di Kota dan Kabupaten Cirebon Rusak

- Redaksi

Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sekitar 90% sungai-sungai di kota dan kabupaten yang mengalami kerusakan. Penyebab utama hal tersebut adalah pembuangan sampah-sampah ke sungai. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Forum Masyarakat Cinta Sungai Bambang Sasongko saat ditemui awak media hari Selasa (17/10).

Bambang mengatakan, kerusakan tersebut dialami oleh setidaknya 3 sungai besar di kota dan 10 sungai besar di kabupaten. “Kerusakan sungai mayoritas diakibatkan oleh pembuangan sampah secara sembarangan ke sungai,” ungkapnya.

Baca Juga :  Maman Hermansyah Apresiasi Kegiatan UKW

Dengan kerusakan sungai-sungai tersebut, ekosistem dan biota yang berada di sungai ikut menjadi rusak, ikan-ikan mati, dan banjir di saat musim hujan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerusakan akan berdampak pada kematian ikan-ikan di sungai. Mereka tidak akan bisa berkembang biak karena ekosistemnya sudah rusak. Selain itu, bisa mendatangkan banjir kalau musim hujan datang,” jelas aktivis sungai tersebut.

Baca Juga :  Setelah Disuntik Imunisasi MR, Malah Terserang Penyakit Cacar Air

Bambang berharap agar masyarakat segera sadar akan keberadaan sungai, mencintai sungai, menjadikan sungai sebagai sahabat, dan lain-lain. Karena jika tidak, akan menimbulkan kerugian seperti banjir bagi masyarakatnya sendiri.

“Jika kita menjadikan sungai sebagai sahabat, maka sungai itu akan bersahabat juga dengan kita,” jelasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Menteri yang Tidak Bekerja untuk Rakyat Akan Disingkirkan

Selain itu, tak hanya masyarakat saja yang menjaga sungai. Bambang pun berharap pemerintah bisa menangani masalah sungai yang sudah rusak ini.

“Diperlukan langkah cepat untuk menangani permasalahan sungai ini. Pembuangan sampah dan limbah lainnya ke sungai harus dihentikan,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB