687 Warga Kabupaten Bekasi Jalani Tes Cepat Covid-19 Hari Pertama

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2020 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pelaksanaan Tes Cepat oleh Tim Dinas Kesehatan di salah satu rumah warga di Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Kamis (26/3).

i

Foto : Pelaksanaan Tes Cepat oleh Tim Dinas Kesehatan di salah satu rumah warga di Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Kamis (26/3).

RJN, Bekasi – Sebanyak 687 Orang Kategori A yang terdiri dari Tenaga Kesehatan yang menangangi Pasien Covid-19 dan Warga yang berstatus ODP maupun PDP menjalani Tes Cepat atau Rapid Diagnostic Test Covid-19 yang digelar Tim Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Bekasi, hari ini Kamis (26/3).

Alamsyah selaku Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengatakan Test Cepat tahap pertama ini dilaksanakan dengan sistem Door to Door atau datang langsung ke tempat.

Baca Juga :  Polres Bekasi Temukan 7 Botol Miras

Dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, petugas medis dari Dinas Kesehatan mendatangi satu per satu kediaman warga yang dinyatakan ODP. Sementara untuk PDP yang ada di rumah sakit termasuk tenaga kesehatannya dilaksanakan oleh rumah sakit masing-masing dengan pendampingan oleh Dinas Kesehatan.

“Hari ini para Petugas Medis kami yang terdiri dari 43 Puskesmas mendatangi satu persatu kediaman warga yang berstatus ODP dan 15 Rumah Sakit yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi untuk dilakukan tes cepat” ujarnya.

Baca Juga :  Pesan Dani Ramdan, Berharap Kehidupan Berpancasila di Kabupaten Bekasi Semakin Baik

Sementata itu, Alamsyah juga memastikan rapid tes covid-19 di hari kedua masih menggunakan sistem door to door. Mereka yang menjadi sasaran pengecekan akan didatangi oleh 200 petugas medis.

“Tahap kedua masih skenarionya door to door. Didatangi ke kediamannya masing-masing. Sebelumnya drive thru yang direncanakan masih tetap berlaku namun jumlahnya minimal”, ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi mendapatkan bantuan Alat Tes Cepat dari Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejumlah 1.000 paket alat tes untuk digunakan kepada warga dengan Status ODP, PDP dan Tenaga Medis.

Baca Juga :  Pj Bupati Dedy Supriyadi Bersama Forkopimda Melepas Distribusi Logistik Pilkada 2024

Seperti diketahui, pelaksanaan test cepat Covid-19 di Kabupaten Bekasi ini bertujuan untuk memastikan peta sebaran kasus Covid-19 yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi, memutus mata rantai penyebaran dan menentukan tindakan medis lanjutan. Hingga Kamis 26/3/20 di Kabupaten Bekasi tercatat ada 15 orang positif covid-19 dengan rincian 11 pasien dirawat, satu sembuh dan tiga meninggal dunia.

(Adv/ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga
Pegawai Tirta Bhagasasi Mengaku Dipaksa Tanda Tangani Mosi
Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi
Kuasa Hukum MSB Bantah Ada Rekening Pribadi di Kasus Dugaan Korupsi Tirta Bhagasasi
Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking
Kebocoran Air Tembus 60 Persen hingga Dewas Dinilai Tak Kompak
Tri Adhianto Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Pelayanan Publik Kota Bekasi Masuk 4 Besar Jabar

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Kuasa Hukum MSB Bantah Ada Rekening Pribadi di Kasus Dugaan Korupsi Tirta Bhagasasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking

Berita Terbaru

Diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” menghadirkan Cahyo Setyo Wibowo dari Kementerian ESDM, Ronny Senjaya, dan Aji Jaya dalam rangkaian GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

Otomotif

B50 Diuji 40.000 Km, Apa yang Terjadi pada Kendaraan Diesel?

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:39 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memberikan apresiasi kepada atlet Peparpeda saat membuka ajang olahraga pelajar disabilitas di Kota Bekasi.

Olahraga

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Kamis, 6 Agu 2026 - 14:00 WIB