27 Pos Pelayanan Sukses Melayani Pemudik

- Redaksi

Kamis, 6 Juli 2017 - 14:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com – Sebanyak 27 pos pelayanan kesehatan yang dibuka Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon selama arus mudik dan balik lebaran tahun 2017 ini berjalan tanpa ada kendala apapun. Bahkan bisa dibilang sukses dalam melayani pemudik.

“Alhamdullilah pos pelayanan kesehatan yang kita dirikan berjalan sukses. Ke 27 pos pelayanan itu tersebar di jalur arus mudik seperti di pos terpadu, rest area, jalur utama, wisata, dan jalur alternatif,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Dinas Kesehatan, Hj Enny Suhaeni kepada media, di kantornya, Rabu (5/7).

Baca Juga :  Wow, Setahun lebih Desa Ini Tidak melakukan Pembangunan

Menurutnya, sejak dibuka dari tanggal 19 Juni hingga 3 Juli 2017, pihaknya telah melayani 438 pemudik dan 83 pengguna jalan lokal, sehingga totalnya 521 pengguna jalan. Angka kecelakaan yang ditangani sebanyak 253 orang, sebanyak 224 mengalami luka ringan dan 28 luka berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban meninggal tercatat satu orang, yakni korban bus terbakar di Klangenan. Yang luka berat kita rujuk semua ke rumah sakit,” jelasnya.

Baca Juga :  Bambang Hendrianto: Pemudik Mengalami Peningkatan 5 Persen

Sementara itu angka pemudik yang mengeluh sakit ada 185 orang dan 37 orang lokal. Angka tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan adanya penambahan dua pos baru yakni di rest area tol.

Untuk memaksimalkan pelayanan, pihaknya selalu memonitoring di setiap titik pos pelayanan kesehatan, mulai dari sarana dan kesiapan tempat, ambulans, petugas, dan ambulan motor.

“Pos kesehatan yang kita dirikan mudah dijangkau pemudik. Artinya, sangat siap melayani pemudik. Untuk ambulans motor tahun ini tidak dipakai karena tidak ada kemacetan yang parah,” ujarnya.

Baca Juga :  Lumpuh 3 Tahun, Rendi Berharap Uluran Tangan Donatur dan Pemkab Cirebon

Dinas Kesehatan sendiri melibatkan 846 petugas yang terdiri dari 65 dokter, 615 pasien, dan 27 orang farmasi, juga survilince serta sanitasi dan sopir.

“Hasil evaluasi untuk perbaikan ke depan dari jumlah tenaga dan pos akan ditambah, selama ini tidak semua pos kebagian jaga,” pungkasnya. (Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru