oleh

Wow, Pensiunan ini Ingin Anak Muda Cirebon Berwirausaha

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Hiruk-pikuk Pemilihan Kepala Daerah di mata Tokoh Cirebon Timur Haji Mumu (60), mantan Pegawai Kementerian Pemuda dan Olahraga ini, hanya sebatas pencitraan semata dan belum menyentuh kepada pokok permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya menengah ke bawah dan kaum muda yang belum bekerja di Kabupaten Cirebon.

Bahkan dari empat calon Kepala Daerah Kabupaten Cirebon, belum ada figur yang menawarkan konsep atau pun pembinaan bagaimana mencetak masyarakat Kabupaten Cirebon untuk berwirausaha.

Ya, wirausaha menjadi perhatian dan keperihatinan yang mendalam darinya yang juga mantan Setneg, bahkan pernah juga duduk di Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelanggara Negara (KPKPN) selama 3 tahun pada awal tahun 2002 sampai akhir 2004.

Sudah hampir 2 tahun menikmati masa pensiun, Haji Mumu tidak berpangku tangan melihat situasi dan kondisi di tempatnya tinggal. Dirinya merintis dan mengembangkan ilmu kewirausahaan pada anak-anak muda di Kabupaten Cirebon bahkan hingga Pemalang.

Saat ditemui di kediamannya di bilangan Desa Belawa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon hari Kamis (8/3), Haji Mumu merasa perlu di usia pensiunnya, untuk mengabdikan diri dalam membina para pemuda yang mau dan tekun untuk berusaha.

Menurutnya, baru ada empat orang pemuda yang berhasil mengembangkan usaha, baik itu peternakan kambing, dan ayam. “Ada yang sudah pernah menjuarai lomba kewirausahaan tingkat nasional, dan mendapatkan bantuan pembinan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga,” terangnya.

Sedangkan untuk pembudidayaan ikan lele, dirinya pun sudah memberikan pembinaan dalam kelompok Belawa Selfish yang beranggotakan 9 kelompok usaha, baik pembenihan maupun pembesaran ikan lele jenis mutiara. Bahkan melalui kelompok inilah, supplai ikan lele dijual ke berbagai kota di Jabodetabek dan wilayah Jawa, khususnya Kota Pemalang.

Pengalaman kerja di Kementerian Olah raga rupaya membawa pengaruh besar pada sosok yang berpenampilan sederhana ini. Dengan membuka kantor alakadarnya, Mumu membeberkan jika siapa pun baik pemuda, pemudi, atau masyarakat lainnya bisa belajar secara langsung di tempat tanpa dipungut biaya.

“Saya hanya berharap Pemerintah Daerah bisa menjembatani para pemuda agar berwirausaha,” jelasnya.

Hal tersebut dikarenakan Kabupaten Cirebon sekarang ini menjadi kawasan strategis nasional setelah dibukanya jalan Tol Cipali. Kawasan Cirebon menjadi kawasan yang akan mengalahkan ibu Kota Provinsi Jawa Barat, melihat Kabupaten Cirebon yang hampir memiliki segalanya mulai dari jalan tol, bandara, serta pelabuhan.

Jika melihat 15 tahun ke belakang, jumlah lerusahaan yang begerak di bidang industri manufacturer, industri perhotelan, dan kuliner masih sangat sedikit. Apalagi dulu hotel yang berlantai 7 pun belum ada.

Namun, melihat sekarang perkembangannya sangat pesat, sudah belasan bahkan puluhan lantai hotel dibangun. Ini menjadi salah satu contoh perkembangan zaman dan geliat kemajuan menghampiri masyarakat Cirebon.

“Diperlukan Kepala Daerah yang mau dan mampu membawa masyarakat Kabupaten Cirebon menuju kewirahusahaan, agar perekonomian masyarakat bisa lebih baik dan sejahtera. Karena menjadi karyawan bukanlah pilihan terbagus bagi generasi muda Cirebon, akan tetapi mencetak pengusaha muda akan lebih memajukan Kabupaten Cirebon,” tuturnya.

Sebagai pensiunan yang menghabiskan puluhan tahun di kota besar, dirinya berharap nanti ada Kepala Daerah yang mampu mendorong pemuda dan pemudinya serta masyarakat Kabupaten Cirebon untuk berwirausaha, agar bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan tidak menjadi buruh di negeri sendiri.(Ymd/RJN)

Komentar

News Feed