Was-Was Sungai Cikanci Belah Pemukiman Warga Desa

- Redaksi

Jumat, 9 November 2018 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Anak sungai Cimanuk Cisanggarung yang membelah pemukiman masyarakat di Desa Gumulung Lebak Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat menjadi momok yang menakutkan setelah 4 rumah yang berada dibantaran anak sungai Ciamanuk Cisanggarung mengalami erosi dan menghancurkan struktur beberapa rumah masyarakat maupun rumah ibadah (red.langgar/mushola).

Rasa was was itulah yang diungkap open pasutri paruh baya Nasir 63 tahun dan Fatimah 58 tahun warga Blok Cikaroya Gumulung Lebak yang rumahnya terletak dibantaran anak sungai Cimanuk Cisanggarung.

Baca Juga :  Lahir di 17 April 2019 , Nenek di Pangandaran Namai Cucunya Widodo

“Kami masyarakat disini sangat hawatir jika tidak ada penanganan untuk menahan tebing dibibir sungai maka 12 belas rumah bisa terbawa longsor pada saat musim hujan ini, “ungkapnya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di bantaran anak sungai Cimanuk cisanggarang, Jumat (9/11/2018).

Ditempat terpisah, Ucup Supriyatna yang menjabat Kasi Ekabang Desa setempat membenarkan kondisi memprihatinkan yang dialami warga Blok Cikaroya.

“Untuk relokasi belasan rumah warga kami yang terancam longsor susulan masih tersendat dengan belum adanya perubahan anggaran dari Pemkab Cirebon”. Ungkapnya saat ditemui di komplek kantor Desa setempat.

Baca Juga :  Warga Dua Desa di Kecamatan Pebayuran Ikuti Pelatihan Wirausaha

Ucup Supriyatna menambahkan pihak Pemdes Gumulung Lebak telah berusaha maksimal dalam membantu warganya yang kena musibah yaitu merelokasi sejumlah kelaurga ke tanah Desa dengan membangunkan tempat tinggal.

“Kami dari Pemdes sudah merelokasi 4 rumah di tanah titisara Desa, kami bangunkan rumah dengan anggaran dari dana Desa,” tandasnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru