Warga Minta Dinas PUPR Tanggap Dengan Proyek Yang Mangkrak di Cirebon

- Redaksi

Jumat, 12 Oktober 2018 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Pembangunan senderan di salah satu wilayah muara sungai di tepi Pantai Utara Jawa yang di kerjakan oleh CV. Surya Pratama sangat disesalkan oleh warga setempat. Dimana waktu pengerjaan proyek senderan yang seharusnya selesai dalam rentang waktu 60 hari kerja akan segera habis dalam beberapa hari kedepan namun proyek pengerjaan masih sangat jauh dari kata selesai.

Permasalahan mencuat tak kala buruh (Red. kuli bangunan) yang sudah 5 hari bekerja tidak mendapatkan haknya yaitu diberi upah kerja oleh pihak kontraktor, mengakibatkan proyek pembangunan senderan di Muara Nar Desa Astanamukti Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, mangkrak ditinggalkan para pekerja.

Baca Juga :  Gardu Listrik Meledak, Sebagian Jawa Barat Gelap

Satori yang nota bane merupakan Tokoh Masyarakat setempat sangat prihatin dengan nasib para buruh kuli bangunan serta kondisi proyek muara Nar yang mangkrak dan meminta Dinas terkait agar memberikan teguran kepada pihak kontraktor yang telah lalai dengan tidak memberikan upah dan juga tidak melanjutkan proyek pekerjaan senderan di Muara Nar.

“Kami sangat berharap ada kepekaan dari Dinas PU PR Kabupaten Cirebon agar segera memanggil kotraktor pembangunan senderan disini, agar pekerjaan cepat selesai dan upah para pekerja di bayar karena mereka memiliki keluarga yang harus diberikan makan,” katanya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di bilangan Pantura, Jumat (12/10/2018).

Baca Juga :  Tambun Selatan, Cekcok Berujung Maut !

Masih menurut Satori dirinya mendapatkan keluhan dari warga sekitar yang mengatakan jika pelaksanaan tidak sesuai RAB dimana penggunaan material pun menggunkan air asin dan semen karungan ditambah lagi tidak memakai mesin molen.

“Sekali lagi kami sebagai masyarakat setempat meminta kepada pihak pihak yang melaksanakan pembangunan senderan disini agar memperhatikan spesifikasi dalam RAB Bestek seperti yang telah diatur oleh Dinas PU PR agar hasil pembangunan bisa maksimal,” tandasnya. (ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Hormati Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !