Walkot Bekasi dan Ketua DPRD Kota Bekasi Tandatangani Kesepakatan KUPA-PPAS 2018

- Redaksi

Senin, 1 Oktober 2018 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan tahun 2018 yang di hadiri oleh Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Ketua DPRD Kota Bekasi, H Tumai beserta, para Wakil Ketua DPRD, para Ketua komisi dan Anggota DPRD Kota Bekasi, Pj. Sekretaris Daerah, Widodo Indrijanto, unsur Muspida, para SKPD digelar diruang sidang utama DPRD Kota Bekasi.

 

Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi menandatangani kesepakatan tersebut bersama Ketua DPRD Kota Bekasi, H. Tumai pada Senin (01/10/2018) disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang hadir. Dalam sambutannya Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi memaparkan Pertimbangan pertimbangan yang menjadi dasar dalam perubahan antara lain ;

  1. Asumsi sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2018 perlu disesuaikan dengan silpa hasil audit BPK RI.
  2. Adanya perubahan asumsi pendapatab asli daerah (PAD) yang perlu di antisipasi sehingga diharapkan tidak berpengahruh terhadap kebutuhan pendanaan belanja daerah.
  3. Perubahan atau pergeseran belanja program kegiatan karena terjadi perubhana target kinerja yang akan di capai pada tahun 2018.
  4. Koreksi bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat sehingga harus diadakan perubahan anggaran pendapatan belanja daerah tahun 2018.
  5. Perubahan asumsi yang mendasari perhitungan kebutuhan belanja antara lain jumlah aparatur dan cakupan layanan.
Baca Juga :  DAMRI Siapkan Bus Khusus Relasi Harjamukti-BIJB Kertajati

Secara makro berdasarkan kondisi APBD 2018 komponen pendapatan terkoreksi secara kumlati sebesar 258,39 Milyar menjadi 5,127 Triliyun dibandingkan pada anggaran murni 2018 sebesar 5,386 Triliyun Rupiah, dimana PAD dari 2,341 Triliyun terkoreksi sebesar 150,125 Milyar menjadi 2,281 Triliyun Rupiah. Dana perimbangan dari 1,678 Triliyun lebih bertambag 1,943 Milyar menjadi 1,680 Triliyun, lain- lain pendapatan yang sah mengalami koreksi sebesar 110,215 milyar Rupiah dari 1,276 triliyun Rupiah lebih menjadi 1,166 Triliyun Rupiah lebih.

Baca Juga :  Wajah Baru Anggota DPRD Kota Bekasi Periode 2024-2029, Beirkut Nama dan Dapilnya

Dibandingkan pada penyampaian KUPA PPAS perubahan anggaran 2018, proyeksi Pendapatan Asli Daerah(PAD) bertambah sekitar 102,515 Milyar melaui intensifikasi sektor Pajak Bumi dan Bangunan(PBB) sehingga diharapkan realisasi penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan akan melebihi target sebesar 125 Milyar Rupiah atau 36,7 persen untuk melakukan percepatan realisasi pendapatan asli daerah hingga akhir tahun 2018 diantaranya diarahkan pada upaya penyempurnaan sistem pemungutan pajak dan retribusi daerah mengikutkan unsur Kajari dalam penagihan PBB.

Lanjut Wali Kota Bekasi, disamping komponen belanja daerah perubahan 2018 secara keseluruhan mengalami koreksi kumulatif sebesar 137,613 milyar Rupiah lebih dari semula 5,864 Trilyun Rupiah lebih menjadi 5,727 Trilyun Rupiah yang meliputi:

  1. Belanja langsung meningkat sebesar 117,482 milyar lebih dari 3,396 Trilyun Rupiah lebih diantaranya digunakan untuk penambahan program Kartu Sehat, pemenuhan gaji dan tunjangan TKK dan GTK.
  2. Belanja tidak langsung terkoreksi sebesar 258,096 Milyar dari 2.468 Trilyun Rupiah lebih diantaranya dengan mengurangi belanja pegawai menyesuaikan jumlah aparatur yang memasuki masa pensiun serta penyesuaian pemberian tunjangan penambah penghasilan bagi seluruh ASN Kota Bekasi.
Baca Juga :  Sambut Hari Ke-73, Pemkab Bekasi Instruksikan Gelar Kembali Lomba Kampung Bersih Makin Berani

Kondisi anggaran pembiayaan Tahun 2018 menggambarkan adanya koreksi silpa tahun anggaran 2107 hasil audit oleh BPK RI, maka perubahan kebijakan pembiayaan daerah difokuskan pada optimalisasi penerimaan piutang pendapataan pada sektor retribusi dan pajak sebelum Tahun 2108 sebesar 343.402 Milyar Rupiah lebih untuk mengantisipasi kebutuhan pendanaan belanja daerah sehingga APBD tahun anggaran 2018 menjadi anggaran berimbang.

Diakhir sambutannya Wali Kota Bekasi berharap agar seluruh pejabat daerah dapat lebih meningkatkan kinerjanya dan memiliki sikap optimis untuk terwujudnya Kota Bekasi yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:12 WIB

Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WIB

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB