Wabah Difteri Masuk dalam Kategori KLB

- Redaksi

Sabtu, 16 Desember 2017 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Mewabahnya penyakit difteri di sejumlah daerah membuat Kementerian Kesehatan RI memasukan fenomena ini ke dalam kategori kejadian luar biasa atau KLB. Dan Kota Bekasi menjadi salah satu lokasi ditemuinya penyakit ini.

Setidaknya sebanyak 17 kasus difteri tercatat sampai 14 Desember 2017. Dinas Kesehatan Kota Bekasi, sesuai instruksi pusat, menggelar penanggulangan dengan melakukan imunisasi atau vaksinasi guna mengantisipasi hal ini tidak meluas.

“Pemkot Bekasi segera mengambil langkah pelaksanaan, dengan berkoordinasi antar SKPD terkait, koordinasi dengan seluruh Puskesmas di Kota Bekasi dan Rumah sakit baik RSUD dan Rumah sakit swasta,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kusnanto, Jumat (15/12/2017).

Baca Juga :  Pastikan Pasokan Beras Pasca Lebaran, Kementan Validasi Data Indramayu

Kusnanto mengatakan, salah satu penyebab penularan penyakit difteri ialah karena kurangnya kekebalan tubuh pada seseorang. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Coryne Bacterium Diphtheriae jika menyebar ke dalam tubuh akan menyebabkan komplikasi.

“Bahkan memacu timbulnya penyakit berbahaya seperti kerusakan pada bagian otot jantung dan sistem syaraf,” ujarnya.

Baca Juga :  PT Ethica Industri Farmasi Resmikan Pabrik Obat Injeksi Senilai Rp 1 Triliun

Pihaknya menargetkan sasaran penerima vaksinasi terhadap 973.634 jiwa yang meliputi balita 1-5 tahun sebanyak 67.123 vaksin (DPT, HB, Hib), 13.301 vaksin DT kepada anak usia 5-7 tahun, dan 74.841 vaksin TD kepada anak dan remaja usia 7-19 tahun.

“Dari sasaran penerima vaksin 973.634 jiwa, sampai pertengahan Desember 2017 ini sudah kita berikan untuk 32.057 orang,” jelasnya. Sedangkan stok vaksin yang masih tersisa sekitar 155.265 vaksin untuk masing-masing kategori.

Baca Juga :  Berikan Tips Beli Mobil dan Bisa dipakai Saat Mudik, SSPM Lippo Cikarang Edukasikan Ini

Vaksinasi sendiri dilakukan diseluruh pos kesehatan, baik puskemas, posyandu, dan sekolah, 8 rumah sakit di Kota Bekasi untuk memberikan vaksinasi secara gratis. Adapun, pinta Kusnanto, guna pencegahan diharap warga memeriksakan diri serta menerima vaksinasi di pos-pos kesehatan tersebut.

“Kami berharap agar masyarakat Kota Bekasi mau dan bersedia melakukan vaksinasi guna pencegahan penyakit menular seperti difteri ini,” imbau Kusnanto.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK
Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?
Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan
Damkar Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 4 Kios di Pasar Tambun Selatan
Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:22 WIB

Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:10 WIB

Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:29 WIB

Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:55 WIB

Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:42 WIB

Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami