PT Ethica Industri Farmasi Resmikan Pabrik Obat Injeksi Senilai Rp 1 Triliun

- Redaksi

Sabtu, 25 November 2017 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Jababeka – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. NiIa Farid Moeloek, Sp.M(K) meresmikan pabrik baru PT ETHICA Industri Farmasi, perusahaan yang merupakan hasil joint venture antara Fresenius Kabi AG and SOHO Global Health. Pabrik baru ini dibangun dl Iahan kosong seluas 4,3 hektar di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang. Jawa Barat. PT ETHICA Industri Farmasi telah menginvestasikan dana sebesar Rp 1 (satu) TriIiun untuk mendirikan pabrik yang akan memproduksi obat injeksi dalam bentuk ampul maupun vial menggunakan teknologi aseptik dan sterilisasi akhir. Untuk saat ini terdapat 230 anak bangsa Indonesia yang berkarya di pabrik baru PT ETHICA Industri Farmasi.

Gerrit Steen, Fresenius Kabi Board Member & President Region Asia mengatakan, “Dengan pabrik ini, PT ETHICA lndustri Farmasi akan mampu menyediakan akses kesehatan yang lebih Iuas bagi masyarakat Indonesia dengan beragam pilihan obat injeksi bagi penyakit kritis dan kronis. Produk-produk obat injeksi yang dihasilkan dari pabrik ini juga akan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pasar di negara~negara Asia dan Australia. Hal ini sejalan dengan instruksi dari pemerintah Indonesia, untuk pengembangan Industri farmasi dan industri alat kesehatan di Indonesia.”1

Baca Juga :  Mirza Adityaswara: Inflasi Tinggi Bisa Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K); Menteri Perindustrian Republik Indonesia. Ir. Airlangga Hartarto, MBA, MMT; Fresenius Kabi Board Member & President Region Asia, Gerrit Steen; Executive Vice President of Global Manufacturing Pharmaceuticals, Pharmaceuticals Division, Fresemus Kabi, Christoph Funke, bersama dengan dewan direksi dari PT ETHICA Industri Farmasl serta SOHO Global Health juga ikut menghadiri acara peresmian ini.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Akan Fokus 70% Pada Sektor Ekonomi

Indrawati Taurus, President Direktur PT ETHICA lndustri Farmasi menambahkan, “Dengan dukungan dari Fresenius Kabi AG dan SOHO Global Health lndonesia, PT ETHICA lndustri Farmasi berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai upaya menyediakan produk kesehatan yang berkualitas global dan terjangkau bagi masyarakat lndonesia. PT ETHlCA lndustri Farmasi mendukung visi pemerintah dalam menjadikan lndonesia sebagai pusat produksa untuk produk-produk farmasi di pasar Asia dan berkontribusi terhadap perkembangan industri obat injeksi di lndonesia yang rata-rata bertumbuh sebesar 11% per tahun.”

Pada tahun 2016, pabrik produksi baru PT ETHlCA lndustri Farmasi telah mendapatkan lzin lndustri Farmasi dari Kementerian Kesehatan Republik lndonesia dan Sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Repubilk indonesia. Pabrik tersebut sudah mulai beroperasi secara komersil sejak awal Oktober 2017. Pusat lnovasi dan Pengembangan Produk (Innovation and Development Centre) telah dibentuk untuk mengembangkan produk obat injeksi yang lebih beragam dan dengan formula terbaru.

Baca Juga :  Kasdim 0509 Kabupaten Bekasi Pimpin Apel Giat Pra TMMD di Desa Kertarahayu

PT ETHICA lndustri Farmasi saat ini menyediakan lebih dari 20 jenis produk obat injeksi, antara lain seperti yang digunakan dalam perawatan ginekologi, anestesn. dan perawatan pasien kritis, yang telah dipasarkan di lndonesia. PT ETHICA lndustri Farmasi berencana untuk meningkatkan jumlah produk hingga tiga kali Iipat, dan juga meiakukan ekspor ke berbagai negara seperti Hong Kong. Korea Selatan. Filipina. Singapura, Thailand. Taiwan, Vietnam, dan Australia. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator
Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman
DKI Jakarta Mulai Hentikan Open Dumping di TPST Bantargebang, Terapkan Controlled Landfill
RW 017 dan Pemdes Jejalenjaya Salurkan Bantuan Sembako serta Uang Tunai untuk Warga Kurang Mampu
Wakil Ketua DPRD : Revisi Perda Desa Tampung Masukan Soal TKD hingga Perangkat Desa

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:30 WIB

1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:45 WIB

Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:39 WIB

Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman

Berita Terbaru