Truk Tambang Bakal Dibatasi di Bekasi, Dishub Siapkan Aturan Jam Operasional

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi tengah menyiapkan aturan pembatasan jam operasional truk barang dan tambang. Kebijakan itu disiapkan untuk mengurangi kemacetan, kerusakan jalan, dan kecelakaan lalu lintas.

Plt Kepala Dishub Kabupaten Bekasi Agus Budiono mengatakan, sebelum diterapkan aturan tersebut akan lebih dulu disosialisasikan kepada para pelaku usaha transportasi.

Baca Juga :  Harlah Pancasila, Ini Pesan Dani Ramdan Untuk Waga Bekasi

“Untuk penerapan ini tentu akan kami sosialisasikan terlebih dahulu, baik melalui peraturan bupati maupun surat edaran terkait jam operasional truk,” kata Agus, Selasa (5/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, Dishub masih menyusun kajian teknis terkait ruas jalan, jam operasional, hingga mekanisme pengawasan kendaraan berat di lapangan.

Baca Juga :  Dua Sekolah Baru Hadir di Muktiwari, Pemdes: Ini Bukti Aspirasi Warga Didengar!

“Kami sedang menyusun dan nanti akan dibahas bersama forum lalu lintas termasuk Satlantas. Ada rencana pengaturan jam operasional angkutan tambang agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat saat jam sibuk,” ujarnya.

Menurut Agus, kendaraan berat nantinya akan dibatasi melintas pada jam padat, terutama saat masyarakat berangkat kerja dan sekolah.

Dishub juga menyiapkan aturan terkait rute khusus dan sanksi bagi sopir truk yang melanggar.

Baca Juga :  Pansus 8 dan PT Mitra Patriot Beri Penjelasan Terkait Momen dalam Video

Ia menilai pelanggaran kendaraan berat yang masih marak menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bekasi.

“Diperlukan kesadaran bersama serta penegakan aturan yang lebih tegas agar kondisi ini tidak terus berulang,” tutupnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan
Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile
Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat
Ratusan Warga di Cikarang Serukan Lanjutkan Program Makan Bergizi Gratis
Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:54 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Dana Hibah Rp100 Juta per RW, Baru 65 RW Ajukan Pencairan

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:42 WIB

Tri Adhianto Evaluasi 364 ASN Tak Hadir Apel, Pemkot Bekasi Telusuri Kendala Presensi Mobile

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Satukan Masyarakat, Plt Bupati Bekasi: Bekasi Harus Jadi Super Team

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42 WIB

Formateur HMI Bekasi: Hilirisasi SDA dan MBG Bisa Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru