“Terima kasih atas kerjasama dan dukungannya, berkat bantuan pengiriman tanki air dari Dirjen Cipta Karya, Alhamdulillah, sedikit demi sedikit, permasalahan air semakin teratasi, dan untuk solusi jangka panjangnya, kami memohon rekomendasi dari Ditjen Cipta Karya untuk kami agar segera dilakukan pengerjaan rencana relokasi intake air baku dengan target di musim kemarau tahun depan pengerjaan sudah selesai,” imbuh Gani Muhamad.
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Diana Kusumastuti selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya. Menanggapi maksud dan tujuan kedatangan Pj. Wali Kota Bekasi bersama jajaran, Diana menuturkan bahwa, “relokasi intake merupakan salah satu solusi jangka panjang yang baik, namun perlu dipastikan dan disusun dengan baik lagi perencanaannya, dan perlu dikonsultasikan juga dengan Ditjen Sumber Daya Air untuk kewenangan yang mencakup semua proses perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi mengenai pemanfaatan sumber air baku, serta pastikan juga kemampuan atau kapasitas debit air dari PJT II Wilayah 1, yakni dari Jatiluhur apakah sanggup memenuhinya, dan terakhir mengenai pengiriman bantuan tanki air bisa kembali direalisasikan oleh kami jika kembali dibutuhkan, selagi menyusun perencanaan relokasi intake sumber air baku,” ucap Diana.
Dirjen Cipta Karya pun juga mengimbau kepada jajaran Pemerintah Kota Bekasi, yakni “tetap jaga lingkungan, lestarikan sungainya, dorong stakeholder untuk terus melakukan pembersihan sungai atau kali, ditambah juga dengan lakukan kerjasama dengan daerah-daerah terdekat untuk bersama menjaga lingkungan, serta upayakan juga pendayaagunaan air permukaan dibanding air tanah dengan sistim reverse osmosis water, memang memakan biaya lebih, tapi itu dirasa bisa menjadi opsi langkah solutif lainnya yang bisa didiskusikan terlebih dahulu,” pungkasnya. red
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2









