Terduga Teroris Diciduk oleh Densus 88 di Cirebon

- Redaksi

Rabu, 11 Juli 2018 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Puluhan anggota kepolisian dari Densus 88 Anti Teror (AT) Mabes Polri melakukan penangkapan terduga teroris di depan sebuah minimarket di Jl. Ciremai Raya, Perumnas Kota Cirebon, Selasa (10/7) malam. Akibatnya, suasana menjadi ramai karena orang-orang ingin melihatnya.

Sukron, tukang parkir yang saat itu berjaga di lokasi, mengaku melihat proses penangkapan tersebut. Menurutnya, saat itu polisi yang datang tiba-tiba meringkus dua orang yang diketahui bukan warga sekitar.

Baca Juga :  Keterangannya Berbelit, Oknum Guru Ngaji Bikin Kesal Keluarga Korban Pencabulan

“Yang saya tahu ada dua yang diamankan. Apakah pelaku satu atau dua, saya kurang paham. Tapi setahu saya saat itu yang dibawa oleh polisi ada dua orang,” ujar Sukron saat ditemui di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya Sukron mengira kalau penangkapan tersebut terkait narkoba. Namun, ada polisi yang mengatakan kalau itu penangkapan teroris. Warga pun banyak yang berhenti, tapi dilarang mengambil gambar.

Baca Juga :  Viral Broadcast/Postingan Upaya Penganiayaan Ustadz oleh Orang Gila, Begini Cerita Sebenarnya

Terduga teroris tersebut, diketahui berinisial SY (43), warga Jl. Kanggraksan, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti Kabupaten Cirebon. Si terduga, disinyalir akan melakukan penyerangan ke Mako Brimob, Depok.

Menurut Ketua RW 18 Tampomas Mekar Asih, Larangan, Harjamukti, Kota Cirebon, Sartono mengungkapkan terduga teroris tersebut ditangkap tidak jauh dari kediaman sudaranya yang merupakan ketua RT 04.

“Kurang lebih sekitar sekitar lima meter dari rumah saudaranya, terduga disergap polisi,” ungkapnya, Rabu (11/7).

Baca Juga :  Detasemen Anti Teror Lakukan Penangkapan Terduga Teroris

Sebulan terakhir ini SY sudah tinggal di rumah kakak iparnya. Sehari-hari SY bekerja sebagai tukang pembuat stempel di Jl. Evakuasi.

Diketahui juga jika terduga tidak pernah berinteraksi dengan warga sekitar, sehari-hari berprofesi sebagai pembuat stempel atau plat nomor di sekitar jalan Bypass Kota Cirebon.

“Tertutup, keluar pagi jelang subuh balik lagi jam sembilan malam,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari
Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta
Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya
Tragedi Cinta Segitiga di Bekasi! Pria Tega Tikam Teman Sendiri hingga Tewas
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:50 WIB

Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita

Senin, 11 Mei 2026 - 14:55 WIB

Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari

Selasa, 7 April 2026 - 10:31 WIB

Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta

Berita Terbaru