Temukan Banyak Pelanggaran, PLN Cirebon Merugi Rp 1,1 Milyar tiap Bulannya

- Redaksi

Senin, 25 September 2017 - 18:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – PT PLN area Cirebon berusaha mengejar target tahun ini untuk mencapai 18 juta kWh. Namun, hingga bulan September ini hanya baru mencapai 8 juta kWh saja. Hal tersebut diungkapkan oleh Handoko selaku Manager PLN area Kota Cirebon.

Menurutnya, petugas PLN akan terus melakukan pemeriksaan setiap hari, hingga ditemukannya berbagai pelanggaran yang terjadi di lapangan.

“Di Cirebon ada 8 rayon. Kita lakukan pengecekan sepanjang satu tahun di hari kerja dan Sabtu. Tujuannya adalah untuk menertibkan penggunaan listrik agar dapat terukur dengan jelas, pelanggan terukur dengan baik, dan instalasinya dalam keadaan baik,” ungkapnya saat ditemui awak media di kantor PLN area Cirebon di Jl. Tuparev no. 100 Cirebon hari Senin (25/9).

Handoko menjelaskan, dengan kekurangan 10 juta kWh ini dan realisasi perbulannya sebesar 700 ribu kWh, PLN merugi sekitar Rp 1,1 milyar tiap bulannya. Hal ini disebabkan oleh berbagai macam pelanggaran yang terjadi di lapangan, seperti kWh distop, saluran masuk pelanggan diambil, kesengajaan kWh meter yang dibakar, dan instalasinya dibuat kendali disambung dari rumah lain.

Baca Juga :  Sekda dan Dandim Melepas Ratusan Pesera Kirab Budaya

“Kita akan lakukan secara khusus Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (PPTL). Bersama kepolisian dicek. Dari pelanggaran yang ditemukan di daerah Suradinaya, Pekiringan tadi pagi, jenis pelanggarannya P2,” jelas manajer yang sebelumnya bertugas di Papua dan Garut ini.

Pelanggaran-pelanggaran semacam ini kebanyakan ditemukan oleh pelanggan-pelanggan yang masih konvensional atau pasca bayar. Namun, menurut Handoko, pelanggan pra bayar atau yang dikenal dengan listrik token ini pun ada kemungkinan. Jadi, petugas tetap akan memeriksa kedua-duanya.

Baca Juga :  Pesan RE : Bersinergis dengan Tiga Pilar Di Wilayahnya, Guna Meminimalisir Tindak Kejahatan

“Selain dari pelanggan, juga ada oknum yang mengatasnamakan petugas PLN untuk melakukan pelanggaran, sehingga ini bisa merugikan PLN,” tandasnya.

Dia mengimbau kepada para pelanggan, jika ada pemeriksaan dari PLN, diharapkan untuk memeriksa surat tugas asli dari PLN, biasanya didampingi kepolisian. Seragamnya pun berbeda, biasanya dari PLN menemani.

“Jadi pelanggan tidak perlu was-was atau takut saat ada pemeriksaan. Jika ada yang menawarkan penutup kWh meter, penghemat pemakaian itu tidak ada. PLN tidak pernah melakukan itu. Justru PLN menyarankan penggunaan listrik sebanyak-banyaknya,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Berita Terbaru