oleh

Tempat Putar Balik Ditutup, Warga Cirebon Harus Memutar Jauh

RakyatJabarNews.com, Cirebon – H-2 mudik Lebaran, petugas kepolisian mulai menutupi beberapa tempat untuk putar balik, ataupun lampu merah di beberapa ruas di Kota Cirebon. Hal tersebut bertujuan demi memperlancar arus mudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Ditutupnya beberapa tempat untuk putar balik serta lampu merah di beberapa ruas di jalur Pantura (By Pass) Kota Cirebon, membuat beberapa warga mesti memutar jauh hanya untuk tiba di tempat tujuan.

Seperti yang dialami oleh Agus (31), salah seorang warga Klangenan Kabupaten Cirebon. Dirinya hendak menuju daerah Pegambiran Kota Cirebon dari arah jalan Kanggraksan. Namun, karena lampu merah ditutup, maka dia terpaksa arus memutar jauh ke Kedawung.

“Iya, saya mau ke Grage City di Pegambiran dari Kanggraksan. Tapi karena ditutup, terpaksa saya memutar jauh sampai Kedawung untuk putar balik,” jelasnya saat ditemui RakatJabarNews.com, Rabu (13/6).

Hal senada pun dituturkan oleh Indra (28) warga asal Plumbon Kabupaten Cirebon. Demi menghindari macet di Pantura, dia menggunakan Tol Palikanci untuk tiba di Perumnas. Nantinya, begitu keluar dari Pintu Tol Ciperna, dia akan melalui Kanggraksan, lalu menuju Jalan By Pass. Namun, ternyata lampu merah ditutup.

“Pas di lampu merah Kanggraksan-Kesambi, ditutup. Jadi terpaksa putar balik di Kedawung,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, iring-iringan pemudik terutama pemudik pemotor tak pernah putus. Bahkan untuk cepat sampai di tempat tujuan, pemudik pemotor tak takut meliuk-liuk di antara mobil dan bus yang melaju searah.

Hingga kini, arus kendaraan pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah terus mengalir. Banyaknya kendaraan pemudik yang terus memadati jalanan Pantura memperlihatkan jika prediksi pemerintah bahwa puncak arus mudik pada H-2 sepertinya benar terjadi.(Juf/RJN)

Komentar

News Feed