Tampung Aspirasi Reses II, Misbahudin Soroti Dunia Pendidikan

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masa Reses II : Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin giat melaksanakan Reses II Masa Jabatan 2024-2029, pada Rabu 23 April 2025.

i

Masa Reses II : Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin giat melaksanakan Reses II Masa Jabatan 2024-2029, pada Rabu 23 April 2025.

Bekasi– Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, menyoroti persoalan mendasar yang dihadapi warga Kecamatan Pondok Melati (Pomel), mulai dari fasilitas sekolah yang rusak hingga honor RT/RW yang belum optimal.

Hal ini mengemuka dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Bekasi tahun 2025 yang digelar, pada Rabu (23/04/25).

“Kami menemukan banyak sekolah dengan kursi dan bangku rusak parah. Ini masalah serius karena berdampak langsung pada kenyamanan belajar siswa,” tegas pria yang sapa akrab Bang Misbah.

Menurut Bang Misbah, kerusakan kursi dan bangku di sejumlah SD dan SMP di Pondok Melati disebabkan oleh beberapa faktor, seperti penggunaan intensif, material kurang berkualitas, serta minimnya perawatan.

“Ini harus jadi perhatian Pemkot Bekasi. Kami mendorong adanya anggaran khusus untuk penggantian perabot sekolah yang rusak,” ujarnya.

Baca Juga :  Ikatan Wartawan Online Kecam Sikap Walikota Medan Menantu Presiden

Ia menambahkan, kondisi ini tidak hanya terjadi di satu atau dua sekolah, melainkan hampir merata di berbagai titik. Karenanya, diperlukan langkah cepat dari Dinas Pendidikan setempat untuk melakukan pendataan dan penanganan.

Selain persoalan pendidikan, Bang Misbah juga menyoroti honor RT/RW di Kecamatan Pondok Melati yang dinilai belum memadai. Padahal, peran mereka sangat vital dalam pelayanan masyarakat.

“Honor RT/RW harus ditingkatkan. Mereka ujung tombak pembangunan di tingkat lingkungan, tapi penghargaan masih minim,” tegas politisi Gerindra ini.

Baca Juga :  Warga Sumberjaya Mencari Keadilan, Didampingi Kuasa Hukum

Di sisi lain, infrastruktur jalan lingkungan dan saluran air antarbanjir juga menjadi keluhan warga. Beberapa titik di Pondok Melati kerap tergenang saat hujan deras karena drainase yang tidak optimal.

“Kami akan mendorong perbaikan infrastruktur ini melalui pembahasan anggaran. Warga butuh solusi nyata, bukan sekadar janji,” pungkas Bang Misbah.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !