Seratusan Petani di Majalengka Diedukasi Penggunaan Herbisida Terbatas

- Redaksi

Kamis, 8 Agustus 2019 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Majalengka– Aliansi Stewardship Harbisida Terbatas (Alishter) bekerjasama dengan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Jawa Barat menggelar pelatihan penggunaan herbisida terbatas pakai kepada 102 petani dari berbagai kecamatan di Majalengka di Aula Gedung KNPI Majalengka, Rabu (7/8/2019).

Ketua pelaksana pada pelatihan tersebut, Jajang mengungkapkan jika peserta pelatihan merupakan para petani petani di wilayah kabupaten Majalengka alan mendapatkan pengetahuan dalam menggunakan atau memakai herbisida terbatas dari segi keamanan sampai pertolongan pertama jika terjadi keracunan.

“Kita (Alishter) bersama 17 perusahaan herbisida terbatas, memberikan edukasi tentang penggunaan herbisida parakuat diklorida secara efektif dan optimal. Serta dalam pemakian herbisida dianjurkan digunakan secara tepat dan tidak berdampak negatif terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua Alishter pusat Mulyadi Benteng yang datang langsung dalam pelatihan tersebut menjelaskan, jika petani di Indonesia seringkali tidak mengindahkan petunjuk pemakaian pestisida ataupun bahan kimia lainnya. Apalagi menggunakan alat pelindung diri (APD).

“Pestisida parakuat diklorida diperlukan keterampilan dan pengetahuan khusus. Jadi, penggunaannya hanya diizinkan oleh pemakai yang memenuhi persyaratan keamanan. Paling tidak pemakai herbisida memiliki sertifikat dari Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida di tingkat provinsi,” ujar Mulyadi

Baca Juga :  Wujudkan Smart Eco City, Jababeka Gelar Sosialisasi dan Workshop ke 29 RW

Diterangkan dia, Herbisida merupakan senyawa kimia aktif yang digunakan untuk mengendalikan dan membunuh hama tanaman seperti gulma dan rumput. Sehingga membantu petani dalam menghemat tenaga dan biaya.

Mulyadi menambahkan materi pelatihan terdiri dari teori dan praktek mengenai pemahaman tentang label, teknik penggunaan herbisida terbatas, biosecurity diri, penggunaan hand sprayer hingga penanggulangan pertama pada jika terjadi gangguan kesehatan/keracunan.

Dikatakan Mulyadi, sejak 2016 sampai dengan sekarang. Pihaknya sudah memberikan pelatihan kepada sekitar 15ribu petani yang tersebar di 140 Kabupaten atau di 26 Provinsi yang ada di Indonesia.

Baca Juga :  Lupa Kali Ya Bupati ? Inspektorat Udah Sampaikan Hal ini...

Tahun 2019 ini, Alishter menargetkan 46 pelatihan di Indonesia. Jumlah ini naik sekitar 12% dari tahun sebelumnya. Pelatihan akan dilaksanakan di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung.

Kemudian Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, NTB dan NTT.

(kii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Hormati Jasa Pahlawan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !