Senpi di Lokasi Proyek, Oknum Kontraktor Dilaporkan ke Polisi

- Redaksi

Selasa, 20 November 2018 - 22:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Indramayu– Oknum kontraktor dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan aksi “preman” terhadap konsultan dan pengawas proyek dari dinas pekerjaan umum dan tata usaha (PUPR) Kabupaten Indramayu.

Oknum kontraktor, Zl,58 diduga menembakkan senjata api (Senpi) di lokasi proyek pembangunan embung brawijaya Desa Temiyang Sari Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu pada pertengahan Oktober 2018 lalu.

Oknum kontraktor Zl resmi dilaporkan oleh korban pengancaman konsultan AJ ke pihak kepolisian resor Indramayu Jawa Barat, Senin (19/11/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan surat tanda bukti penerimaan laporan nomor: STBPL/B/355/XI/2018/SPKT/II menyebutkan, yang bersangkutan AJ telah melaporkan mengenai peristiwa diduga tindak pidana “Pengancaman” sebagaimana dimaksud dalam pasal 368 KUHPidana, yang dilakukan oleh Terlapor terhadap korban.

Awal mula kejadian, pada hari Kamis tanggal 18 Oktober 2018 sekira pukul 14.00 wib, Pelapor sebagai konsultan pengawas yang ditunjuk oleh dinas PUPR untuk mengawasi pekerjaan Embung Brawijaya Desa Temiyang Sari Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu.

Menyampaikan hasil perhitungan RAB kepada kontraktor Zl (terlapor) namun setelah pelapor menerangkan tiba-tiba terlapor merobek berkas RAB dan memaki-maki lalu mendorong pelapor.

Baca Juga :  Polisi Gadungan Bermodus Memikat Wanita Berhasil Diringkus

Kemudian terlapor menuju mobil miliknya untuk mengambil sesuatu. Tidak berapa lama terlapor kembali menemui pelapor dan mengajak pelapor menuju kebagian bangunan pintu air dengan menggunakan sepeda motor.

Lalu terlapor kembali memaki-maki dan mengeluarkan senjata api (senpi) dan meledakkan senjata api tersebut sebanyak satu kali.

Dengan adanya kejadian tersebut, Pelapor/korban merasa tidak terima dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Indramayu, guna dilakukan penyelidikan sesuai hukum yang berlaku.

Sesuai dengan laporan polisi nomor : LP/355/B/XI/2018/JABAR/RES.IMY tanggal 17 Nopember 2018.

Surat tersebut, a/n Kepolisian Resor Indramayu Kanit SPKT I, Aiptu Rudi Hartono NRP 69100225 ditandatangani.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan umum dan tata ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu,H.Omarsyah menyayangkan aksi “preman” yang dilakukan oknum kontraktor.

“Seharusnya insiden itu tidak terjadi, karena konsultan dan pengawas pekerjaan telah bekerja sesuai dengan tupoksi,”kata dia.

Ia juga telah mendapatkan laporan dari bawahannya terkait insiden tersebut.(ded/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Berita Terbaru