” Ya, kami sudah berupaya maksimal, semuanya termasuk memberikan bantuan untuk warga terdampak banjir melalui dinas terkait,” katanya.
Dedy menambahkan, pasca banjir koordinasi akan dilakukan Pemkab Bekasi, baik ke tingkat provinsi maupun pusat. Hasil kajian, kata dia, penanganan masih ada hambatan di titik muara sungai, yang perlu dinormalisasi, karena sudah terjadi sedimentasi, ditambah rob atau pasang air laut.
Dalam penanganannya, kata dia, tentu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah daerah, karena dari sisi kewenangan ada di pemerintah pusat.
“Tapi kami sudah intens berkoordinasi. Kalau situasi kondisinya sudah memungkinkan, alat bisa turun dan bisa dilakukan penanganan, termasuk normalisasi di mulut muara. Salah satunya di Pantai Harapanjaya Muaragembong, Kali CBL dan Kali Bekasi,” tuturnya.
Dedy menambahkan, untuk penanganan banjir di Kabupaten Bekasi, ke depan harus dikerjakan bersama oleh pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan pusat.
“Karena memang ini menyangkut dari kewenangan, kalau diizinkan, kita akan lakukan. Intinya, kita melakukan upaya yang terbaik untuk masyarakat supaya permasalahan banjir bisa ditangani,” terangnya.
(ziz/red)
Halaman : 1 2











