RSUD Gunung Jati Tingkatkan Pelayanan Jantung dan Kanker

- Redaksi

Kamis, 26 Oktober 2017 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati adalah menjadi salah satu rumah sakit yang menjadi rujukan regional di daerah Jawa Barat bagian Timur, khususnya daerah Ciayumajakuning. Dengan menyandang gelar tersebut, maka diupayakan pelayanannya semakin meningkat.

Kadis Kesehatan Jawa Barat Dr. H. Dodo Suhendar, mengatakan bahwa salah satu upaya yang dikembangkan tersebut adalah pelayanan kepada pasien jantung dan kanker.

“Upaya yang dikembangkan adalah penanganan penyakit jantung dan kemoterapi untuk pengidap kanker,” jelasnya saat ditemui awak media usai menghadiri acara wisuda STIKes Mahardika Kota Cirebon di Shapire Ballroom Aston Hotel Cirebon, Jl. Brigjen Dharsono no. 12C (By Pass) Kota Cirebon hari Kamis (26/10).

Menurut Dodo, diupayakan juga untuk meningkatkan SDM-nya berupa dokter dan tenaga medis lainnya, supaya bisa memberikan pelayanan yang terbaik.

Disamping itu, pemerintah provinsi bekerja sama juga dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dengan membuka klinik HOP (Hemobilisis, Onkologi dan Polisitemia). Menurut Dodo, upaya ini bisa mengurangi antrian panjang di RS Hasan Sadikin.

Baca Juga :  Pemprov Serahkan Aset Gedung Pisdiklatpri kepada Pemkot Cirebon

Sebelumnya, hanya Rumah Sakit Hasan Sadikin saja yang dijadikan rujukan regional Jawa Barat. Dan kini, terdapat tujuh rumah sakit daerah yang dikembangkan sebagai rumah sakit rujukan regional. Di antaranya adalah Rumah Sakit Cibinong, Rumah Sakit Syamsuddin Sukabumi, Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon, Rumah Sakit Tasikmalaya, Rumah Sakit Al-Ihsan Bandung, Rumah Sakit Cibabat Cimahi, dan Rumah Sakit Karawang.

Sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Ciayumajakuning, RSUD Gunung Jati mengembangkan pelayanan dengan memberikan fasilitas berupa bangunan fisik untuk ICU, dan tahun depan untuk UGD.

Baca Juga :  Terkait Berita Tentang Tak Peduli Korban Banjir, Ini Klarifikasi RSUD Waled

“Tahun depan ada peningkatan,” jelasnya.

Dodo mengimbau kepada masyarakat melalui Germas (Gerakan Masyarakat Sehat), diupayakan agar masyarakat mau menjaga kesehatan, seperti menjaga pola makan. Dodo menyarankan untuk banyak memakan protein, sayur, dan buah-buahan, serta makan nasinya dikurangi.

Kemudian rutin berolahraga supaya badan terasa sehat dan fit. Sebab, jika jarang berolahraga maka kesehatannya akan berkurang. Dan yang ketiga adalah rutin memeriksa kesehatan ke dokter.

“Jika ada gejala, sedini mungkin periksakan ke dokter,” imbaunya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
HBH Lamahu Bekasi Pererat Harmoni Budaya di CFD
Pasar Tumpah Cikarang Bakal “Disapu Bersih”, TNI-Polri Siaga 24 Jam!
Asep Surya Ajak Infocity Kawal Program Bekasi, Fokus Sampah hingga Banjir

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Senin, 11 Mei 2026 - 21:59 WIB

SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:41 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya

Berita Terbaru