Pemprov Serahkan Aset Gedung Pisdiklatpri kepada Pemkot Cirebon

- Redaksi

Jumat, 1 Desember 2017 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi menyerahkan aset Gedung Pusdiklatpri (eks Asrama Haji) yang terletak di Jl. Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon kepada Pemerintah Kota Cirebon untuk digunakan untuk kepentingan rakyat. Penyerahan tersebut berlangsung di Ruang Adipura Balai Kota Cirebon, Jl. Siliwangi Kota Cirebon hari Jumat (1/12).

Dalam penandatanganan tersebut, hadir Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang didampingi oleh Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa, serta Walikota Cirebon Nasrudin Azis dan Sekda Kota Cirebon Asep Dedi.

Baca Juga :  Pemekaran Untuk Wilayah Timur Cirebon (WTC) Penting Segera Direalisasikan

Menurut Ahmad Heryawan, penandatanganan ini awal rencananya akan dilaksanakan di Bandung. Namun, kondisi Walikota Cirebon yang sedang sakit, maka penyerahan dan penandatanganannya dilakukan di Kota Cirebon. Dengan adanya penyerahan ini, dia berharap agar pemerintah Kota Cirebon bisa memanfaatkannya untuk kepentingan rakyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semoga akan menjadi baik dalam pengurusan administrasi kepemerintahan, dan bisa dimanfaatkan lebih optimal oleh kota Cirebon demi kepentingan rakyat,” terang Aher, sapaan akrabnya usai menjalani proses penyerahan.

Baca Juga :  Komisi I Dorong Bentuk Panpel Pergantian

Aher menambahkan, Cirebon akan menjadi kota masa depan yang sangat maju, dan dicanangkan akan menjadi kota metropolitan selain Bodebekkarpur (Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta), dan Bandung Raya. Dan Cirebon akan menjadi Cirebon Raya. Dan tentu akan menjadi besar karena transportasi seperti jalan tol sudah mendukung. Apalagi akan ada bandara Kertajati dan pelabuhan.

“Dengan sarana transportasi yang sudah mendukung, Cirebon akan menjadi Cirebon Raya,” pungkasnya.

Sedangkan menurut Walikota Cirebon Nasrudin Azis mengatakan, dengan bangunan tersebut, pemerintah Kota Cirebon tidak bisa melakukan apa-apa karena bangunannya milik provinsi, sedangkan tanahnya milik Pemkot.

Baca Juga :  Pondasi Jembatan Basyifa Ambruk, 5 Pejabat PU PR Kota Cirebon Turun ke TKP

“Kita tak bisa melakukan apa-apa terhadap bangunannya,” jelasnya.

Azis melanjutkan, nanti akan ada pembahasan apakah gedung tersebut untuk perkantoran, sebelum gedung Setda 8 lantai yang terletak di belakang Balai Kota Cirebon selesai. Yang pasti, gedung tersebut akan menjadi kantor pelayanan publik atau lainnya, dan bukan mall.

“Sebelum saya pensiun, akan ditetapkan lahan itu untuk apa,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
HBH Lamahu Bekasi Pererat Harmoni Budaya di CFD
Pasar Tumpah Cikarang Bakal “Disapu Bersih”, TNI-Polri Siaga 24 Jam!
Asep Surya Ajak Infocity Kawal Program Bekasi, Fokus Sampah hingga Banjir

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Senin, 11 Mei 2026 - 21:59 WIB

SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:41 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya

Berita Terbaru