“Kemudian bidang permukiman seperti penuntasan air kotor, penyediaan air bersih, sampah dan rumah tidak layak huni serta pembangunan fasos dan fasum,” terangnya.
Selain itu, dari hasil analisanya, permasalahan lain di Kabupaten Bekasi yakni pengangguran dan serapan tenaga kerja asli daerah. Program untuk mengurangi angka pengangguran berkaitan erat dengan pemangku kepentingan lintas sektoral .
“Masalah berikutnya adalah SDM, terkait tenaga kerja dan pengangguran. Tadi dalam diskusi muncul gagasan, kami akan bentuk Satgas Tenaga Kerja, nanti mungkin istilahnya akan kami diskusikan lagi. Bentuknya seperti satgas Covid-19, rapatnya intens, berbagai sektoral. Kami eksekusi bersama agar dari waktu ke waktu pengangguran bisa kita tuntaskan,” ucap Dani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dani menambahkan, upaya mendorong pembangunan infrastruktur akan dilakukan. Dimana, dalam kolaborasinya akan melibatkan perusahaan swasta melalui program pendanaan corporate social responsibility (CSR).
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
























