Polres Cirebon Ungkap Insiden Pengeroyokan yang Dilakukan 5 Orang Preman

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Polres Cirebon mengungkap kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh 5 orang preman yang terjadi di Blok Pon Desa Kendal Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon hari Minggu (8/4) lalu. Dalam insiden tersebut, dua orang pelaku berhasil diamankan oleh petugas kepolisian.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengungkapkan, motif pengeroyokan terhadap korban bernama DS (22) tersebut karena masalah pribadi. Korban dikeroyok dengan cara dipukul batu, dan dicelurit.

Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon. Dengan kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian punggung sebelah kanan, luka bacok di perut sebelah kiri, dan luka sobek di bagian kepala.

“Dari kelima pelaku, baru 2 orang yang kami amankan. Yakni AA (37) yang diamankan Jakarta, serta MA (26) yang diamankan di Tegal. Kedua kami tembak bagian kaki karena sempat melawan petugas saat diamankan,” jelasnya saat ekspos di Mapolres Cirebon, Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (27/4).

Kapolres melanjutkan, kelima pernah ini sudah sangat meresahkan warga, melakukan aksi premanisme, dan melakukan pemalakan di jalan. Bahkan, satu diantaranya, yakni AA, adalah seorang residivis curanmor.

“Tiga pelaku sisanya masih buron. Saat ini kasusnya masih kami selidiki dan kembangkan. Dan juga apakah ada keterlibatannya dengan begal,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Comment