Polres Cirebon Ungkap Insiden Pengeroyokan yang Dilakukan 5 Orang Preman

- Redaksi

Jumat, 27 April 2018 - 14:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Polres Cirebon mengungkap kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh 5 orang preman yang terjadi di Blok Pon Desa Kendal Kecamatan Astana Japura Kabupaten Cirebon hari Minggu (8/4) lalu. Dalam insiden tersebut, dua orang pelaku berhasil diamankan oleh petugas kepolisian.

Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengungkapkan, motif pengeroyokan terhadap korban bernama DS (22) tersebut karena masalah pribadi. Korban dikeroyok dengan cara dipukul batu, dan dicelurit.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Binluh di MTS Muhammadudarain Bintara

Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon. Dengan kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian punggung sebelah kanan, luka bacok di perut sebelah kiri, dan luka sobek di bagian kepala.

“Dari kelima pelaku, baru 2 orang yang kami amankan. Yakni AA (37) yang diamankan Jakarta, serta MA (26) yang diamankan di Tegal. Kedua kami tembak bagian kaki karena sempat melawan petugas saat diamankan,” jelasnya saat ekspos di Mapolres Cirebon, Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (27/4).

Baca Juga :  Jasad Terbakar, Ditemukan Hanya Tinggal Tulang Belulang

Kapolres melanjutkan, kelima pernah ini sudah sangat meresahkan warga, melakukan aksi premanisme, dan melakukan pemalakan di jalan. Bahkan, satu diantaranya, yakni AA, adalah seorang residivis curanmor.

“Tiga pelaku sisanya masih buron. Saat ini kasusnya masih kami selidiki dan kembangkan. Dan juga apakah ada keterlibatannya dengan begal,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:59 WIB

Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

Minggu, 20 September 2026 - 13:16 WIB

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru