Petugas Lakukan Operasi Warga Pendatang

- Redaksi

Jumat, 28 Juli 2017 - 11:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cibinong – Petugas gabungan Muspika Cibinong melakukan operasi yustisi terhadap warga penduduk pendatang yang mengontrak di lokasi Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/7/2017).

Dalam operasi yustisi itu, banyak warga pendatang yang menghindar dari pendataan petugas yustisi, namun berhasil dilakukan pendataan yang telah digencarkan oleh petugas gabungan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini yang ke 4 kalinya kita menggelar operasi yustisi diwilayah Kecamatan Cibinong, untuk melakukan pendataan bagi warga pendatang. Tujuannya, untuk menghindari dari hal- hal yang kita tidak inginkan,” kata Andri Rahman, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cibinong.

Baca Juga :  Jamu Empon Buatan Walikota Bekasi

Menurut Andri, dirinya meminta petugas Kelurahan se-Kecamatan Cibinong, untuk mengawasi masuknya penduduk pendatang dari daerah lain selepas hari libur lebaran.

“Kecamatan Cibinong ini, adalah gerbangnya Bumi Tegar Beriman, namun permasalahan kependudukan selepas lebaran mungkin saja terjadi, ini perlu jadi antisipasi kami,” imbuhnya.

Lebih lanjut Andri mengatakan, bahwa pihaknya telah memerintahkan 13 petugas Kelurahan se-Kecamatan Cibinong bersama petugas Babinsa, Babinmas, Kecamatan, dan Satpol PP untuk melakukan pendataan penduduk secara menyeluruh dan tanpa ada tebang pilih.

“Jika ada yang belum mempunyai KTP atau KK, kami akan menganjurkan untuk mengurus surat identitas dirinya. Kalau ada yang mau memiliki KTP Cibinong ya harus meminta surat pindah dari asal tempat tinggalnya. Kami mengupayakan terintegrasinya semua urusan yang menyangkut kependudukan. Dan ini potensi permasalahan terbesar yakni tidak terdatanya penduduk tersebut oleh RT atau RW ketika masuk, dan ini akan berbahaya bila penduduk yang masuk seorang kriminal,” ujarnya.

Baca Juga :  Yaceu Herliyanti Keberatan Jika Proses Pemilihan BPD Secara Langsung

Andri menerangkan, hal yang perlu dilakukan pemerintah melalui kelurahan mencatat kembali warga yang tinggal di daerah tersebut, untuk membandingkan antara yang sebelumnya dengan saat ini.

Baca Juga :  Heboh Pemberian Hukuman Bagi ASN yang Tidak Gundul

“Bila terdapat penambahan tentunya harus segera didaftarkan. Kami ini melakukan hal tepat setelah libur lebaran, dan akan tetapi untuk semua daerah waspada terhadap oknum perlu dilakukan, guna mengantisipasi adanya tindakan yang membahayakan,” tukasnya.

Sekedar diketahui, untuk wilayah kecamatan yang di dominasi kawasan industri seperti Gunungputri, Cileungsi, dan Klapanunggal juga banyak didiami oleh warga pendatang yang tinggal di kontrakan petakan. Namun sudah tak lama belum mendapat perhatiannya dari pemerintah setempat untuk melakukan pendataan secara berkala guna menghindari adanya warga pendatang gelap. (rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

XLSMART bersama REMIND menghadirkan #ByeByeBox di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, sebagai teknologi E-Waste Reverse Vending Machine untuk mendorong pengelolaan sampah elektronik dan ekonomi sirkular.

Bandung

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:27 WIB

Antusiasme warga mewarnai Gebyar Senam Sehat di kawasan Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Massa didominasi pakaian bernuansa biru dan putih, dalam kegiatan yang turut menjadi momentum silaturahmi warga menjelang Pilkades Muktiwari 2026.

Bekasi

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Senin, 14 Sep 2026 - 16:18 WIB

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB