Pertamina MOR III Pastikan Kebutuhan Avtur BIJB Aman

- Redaksi

Selasa, 10 September 2019 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Majalengka – Aktivitas Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang mulai menggeliat setelah pemindahan sebagian penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara membuat Pertamina harus memastikan suplai bahan bakar pesawat tetap aman.

Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III menjamin jika ketersediaan Avtur untuk aktivitas penerbangan di BIJB tidak ada masalah. Bahkan, jika penerbangan umrah dari wilayah timur Jawa Barat terbang dari BIJB. Seperti dikatakan GM Marketing Pertamina MOR III Tengku Fernanda saat meninjau depot satelit pengisian bahan bakar BIJB, Selasa (10/9/2019).

Diungkapkan Fernanda -sapaan akrab Tengku Fernanda-, Pertamina terus mendukung kebutuhan Avtur di BIJB dan telah menyiapkan fasilitas pendukung Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) untuk memenuhi kebutuhan maskapai.

“Pertamina sebagai perusahaan pemerintah yang bergerak dibidang energy akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan dan menjamin ketersediaan sumber energi termasuk kebutuhan transportasi udara,” ungkapnya.

Dijelaskan dia, pasokan Avtur untuk kebutuhan BIJB disuplai dari terminal BBM Balongan menggunakan mobil tangki khusus Avtur, yakni bridger berkapasitas 24 KL. Selanjutnya, Avtur ditampung dalam 4 unit tangki modular berkapasitas masing-masing 20 KL, dan kemudian diisikan menggunakan mobil tangki khusus untuk mengisi ke pesawat atau disebut mobil tangki refueler.

Baca Juga :  Akses Jalan Non Tol BIJB Segera Dibangun Akhir Tahun

Lebih jauh Fernanda,  jika dihitung secara volume, suplai Avtur ke BIJB masih relatif kecil. hanya 60-70 kilo liter per hari atau sekitar 1,4 persen dibandingkan total pasokan di Bandara Soekarno Hatta.

“Namun yang patut digarisbawahi bahwa seberapapun kebutuhannya kami upayakan untuk dapat mendukung BIJB, agar dapat tumbuh dan terus berkembang sehingga menjadi Bandara penyangga di Jawa Barat,” katanya.

Isu BIJB yang digadang-gadang menjadi bandara terbesar kedua setelah bandara Soekarno Hatta karena akan menjadi Bandara yang melayani penerbangan dari Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah harus dipersiapkan sistem suplai bahan bakar yang baik.

Baca Juga :  Damri Jadi Tranportasi Favorit Masyarakat yang Terbang dari BIJB

“Bandara Kertajati akan menjadi salah satu bandara terbesar di Indonesia. Menyambut hal tersebut, kami juga telah menyiapkan peningkatan layanan dan fasilitas DPPU,” sebutnya.

Untuk itu, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) BIJB dilengkapi dengan sistem pengisian menggunakan Hydrant Dispenser sehingga tangki avtur tidak perlu masuk area parkir pesawat atau apron. Namun Avtur disalurkan dari DPPU menggunakan sistem pivanisasi dan selanjutnya Avtur dipompakan menggunakan Hydrant Dispenser ke pesawat.

(kii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru