RakyatJabarNews.com, Majalengka – Kehadiran BIJB membawa dampak positif. Belum lama ini, sejumlah maskapai penerbangan sudah melakukan kerja sama. Salah satunya Lior Air Group. Lion Air Group membawahi sejumlah maskapai seperti seperti Lion Air, Wings Air, Batik Air di Indonesia, Malindo Air di Malaysia, dan Thai Lion Air yang berbasis di Thailand.
Lion Air Group akan melengkapi kebutuhan sarana transportasi udara penerbangan dari dan menuju Jawa Barat. Sejauh ini sudah 14 rute penerbangan yang akan dilayani BIJB. 10 rute penerbangan domestik yang akan melayani beberapa daerah. Di antaranya Jakarta, Surabaya, Medan dan Bali. Adapun untuk internasional yakni Singapura, Thailand, Malaysia, dan Arab Saudi.
Sementara itu, dengan adanya proses sterilisasi kawasan bandara, maka aktivitas warga di sejumlah desa yang akses jalannya terpotong kawasan bandara sudah pasti terganggu. Warga harus bersabar hingga enam bulan ke depan hingga aksesnya kembali normal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jalan lingkar luar bandara, sebagai jalan pengganti bagi akses masyarakat yang terputus, baru akan dikerjakan. Itu karena pembiayaannya didanai oleh anggaran negara yang baru turun di tahun anggaran 2018 ini.
Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Majalengka, Eman Suherman mengakui idealnya ketika kawasan bandara sudah disterilisasi, mestinya sudah ada akses pengganti yang bisa dimanfaatkan warga untuk beraktivitas tanpa harus mengganggu operasional di kawasan BIJB.
“Sejak tahun-tahun sebelumnya memang Pak Bupati terus memperjuangkan agar provinsi dapat membantu pembiayaan untuk pembangunan akses jalan pengganti bagi warga yang akses jalannya terputus oleh kawasan bandara. Karena kalau untuk menganggarkan sendiri dari APBD Majalengka, kebutuhannya sangat besar. Tapi memang baru direalisasi tahun ini ada banprov Rp70 miliar,” jelasnya.
Sehingga, pada tahun ini pihaknya mengkolaborasikan anggaran dari pemprov tersebut dengan kemampuan pendanaan dari APBD Majalengka serta bantuan dana alokasi khusus (DAK) dari APBN. “Prosesnya saat ini sudah beres tender dan sudah ada pemenangnya. Hari ini (kemarin, red) kita pre contract meeting. Harapannya bisa langsung dikerjakan. Jadwal kalender pekerjaannya 6 bulan,” sebutnya.
Seperti diketahui, dengan penutupan total akses warga yang melintas ke kawasan bandara, ada ribuan warga dari beberapa desa yang aktivitasnya terancam terganggu. Karena ada dua ruas jalan yang terputus. Di antaranya ruas jalan Bantarjati-Mekarjaya dan Kertajati-Kertasari-Sukamulya.(Rls/RJN)









