Perioritaskan Pendidikan PPDB untuk Warga Miskin, Pesantren Kilat Modal Ilmu Agama

- Redaksi

Rabu, 27 Maret 2024 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturahman (kiri) pada saat kunjungan ke sekolah.

i

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturahman (kiri) pada saat kunjungan ke sekolah.

Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan didampingi Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi melantik 350 orang Kepala Sekolah dan Kepala Sanggar Pendidikan di Aula KH Noer Alie, Pemkab Bekasi pada Rabu (27/03/2024). Selain itu juga dilantik 1 orang penata Kelola bangunan gedung dan kawasan permukiman. 

Acara ini juga dihadiri Kepala BKPSM Endin Samsudin beserta Kadisdik Imam Faturochman.

Pj Bupati Dani Ramdan menyampaikan gagasan pribadinya di hadapan ratusan kepala sekolah yang dilantik. Dia berharap agar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bisa lebih memprioritaskan warga kurang mampu secara ekonomi. Kendati demikian siapapun warga dari latar belakang ekonominya berhak bersekolah.

Menurut Dani, ketertarikan warga yang menyekolahkan anaknya di sekolah negeri disebabkan faktor kualitas maupun tidak dipungut biaya. Mereka yang kurang mampu ada di faktor yang kedua, yaitu karena tidak ada pungutan biaya.

Baca Juga :  Tidak Kapok, Artis Rio Raifan Makai Narkoba Lagi, Ini Vonisnya

“Kenapa bisa gratis? karena dibiayai oleh negara. Saya fikir kalau dibiayai negara boleh dong diprioritaskan untuk masyarakat miskin. Artinya bukan yang kaya enggak boleh, silakan,” ungkapnya usai melantik.

Dani menjelaskan masyarakat miskin jika tidak bersekolah di negeri berpotensi akan putus sekolah karena tak memiliki biaya. Karenanya di PPDB mendatang, mereka bisa diprioritaskan dengan harapannya anak-anak kurang mampu bisa memperbaiki kehidupan ekonomi ke depannya. Rencana ini akan dikaji nantinya bersama Dinas Pendidikan.

“Kalau tidak seperti itu, ke depan hanya mutar saja, itulah yang disebut lingkaran kemiskinan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Imam Faturochman mengatakan, di sekolah negeri ini masih ada beberapa yang sekolahnya masih dipimpin pelaksana tugas (Plt). Ke depan hal ini akan dilanjutkan secara berjenjang.

“Harapannya mereka yang dilantik ini bisa bertanggung jawab, serta melakukan perbaikan di satuan pendidikannya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kisah Penjaga Palang Pintu yang Nyaris Jadi Korban Lakalantas Kereta

Saat di tanya soal kegiatan pesantren kilat, Imam menerangkan, Melalui kegiatan pesantren kilat, pelajar diberikan kesempatan mendapatkan pengetahuan tentang agama seperti puasa wajib dan sunah, serta apa saja yang amalan-amalan di Bulan Ramadhan. Kegiatan sangat positif yang dapat menekan angka kenakalan remaja,” kata Kepala Disdik Kabupaten Bekasi Imam Faturochman, Rabu (27/3/2024).

Dia menjelaskan salah satu penyebab tindak kenakalan remaja adalah minim ajaran dan pegangan agama yang dimiliki siswa sehingga mereka mudah terjerumus ke jurang pergaulan bebas yang merusak mental serta jiwa generasi muda.

Menurut dia pesantren kilat memang program yang sering diagendakan di lingkungan satuan pendidikan dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan para siswa.

“Sehingga kenakalan remaja seperti perang sarung, tawuran yang selama ini masih ada di beberapa tempat bisa berkurang atau tidak ada sama sekali. Karena yang namanya manusia itu punya tenggang rasa, saling menghormati, dan menghargai,” katanya.

Baca Juga :  Berikut Sejumlah fakta Tentang Tsunami di Pantai Anyer dan Lampung:

Ia mengatakan penting bagi setiap sekolah memberikan ruang bagi pelajar untuk lebih mendalami nilai-nilai keagamaan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari pembentukan kepribadian para pelajar.

“Memang di sekolah (waktu) terbatas tetapi setidaknya penyampaian materi siraman rohani yang terus menerus dilakukan oleh tenaga pendidik atau guru mungkin akan sedikit banyak berpengaruh,” ucapnya

Dirinya juga menekankan arti penting peran lingkungan dan masyarakat untuk mencegah aksi tawuran maupun berbagai perilaku kenakalan remaja lain.

“Artinya perlu sinergi, kolaborasi, termasuk dari masyarakat ketika ada anak-anak sekolah tidak langsung pulang ke rumah, nongkrong, untuk diingatkan jangan sampai ada kerumunan apalagi sampai membuat keonaran dan kegaduhan. Pesantren kilat sangat tepat mengisi waktu luang mereka,” pungkasnya. Advertorial

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WIB

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:30 WIB

1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB

iCAR Indonesia berkomitmen mengedukasi masyarakat mengenai kendaraan listrik melalui penyampaian informasi berbasis fakta. Melalui iCAR V23, perusahaan ingin meningkatkan pemahaman konsumen tentang efisiensi, teknologi, dan kemudahan penggunaan kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan.

Otomotif

iCAR Luruskan Mitos Kendaraan Listrik

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:27 WIB

Peserta berfoto bersama usai mengikuti Turnamen Badminton Badminclub Internal Challenge yang didukung Maxim di GOR Bandung. Ajang ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antaranggota komunitas sekaligus mendorong semangat hidup sehat melalui olahraga bulu tangkis.

Bandung

Maxim Gelar Turnamen Badminton di Bandung

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:21 WIB