Pemkab Bekasi Terima Bantuan Provinsi Jabar Untuk Bencana Banjir

- Redaksi

Minggu, 5 Januari 2020 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja didampingi Muspida dan Perangkat Daerah menerima kedatangan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Sabtu (4/1). Hal itu, dilakukan dalam rangka penyerahan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Komunitas Jabar Bergerak. Untuk korban banjir di wilayah Kabupaten Bekasi, yang bertempat di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Bekasi, saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, yang telah peduli dan memberikan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Dalam eksposenya dihadapan Gubernur, Bupati Bekasi menyampaikan, untuk wilayah Kabupaten Bekasi yang terdampak banjir berdasarkan laporan yang diterima, 90% kondisinya sudah berangsur surut. Eka juga mengaku, telah berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Serta, telah melakukan evakuasi dan memberikan bantuan langsung ke masyarakat.

Baca Juga :  Caleg Tak Gunakan Politik Uang, Gerindra Targetkan 13 Kursi

“Sungai-sungai sudah mulai dangkal yang memang meluapnya sungai sungai itu, dari 7 Kecamatan ke 14 Kecamatan. Kita sudah berkoordinasi dengan semuanya, kita melakukan evakuasi dan bantuan langsung pada malam kejadian,” jelas Eka, kepada Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Eka mengungkapkan, Kecamatan Tambun Selatan paling parah terdampak banjir. Masih kata Eka, seharusnya di wilayah tersebut dibuat jembatan dan bukan hanya gorong-gorong. Hal itu, diakui mempersulit proses penyerapan karena debit air semakin bertambah.

“Barangkali yang terparah ada di Kecamatan Tambun Selatan. Alhamdulillah pada hari ini sudah mulai surut, masyarakat sudah kembali membersihkan rumahnya masing masing. Kita terkendala, di Kalijambe itu terhalang oleh tol. Harusnya dibuat jembatan, ini hanya dibuat gorong-gorong. Gorong-gorong tidak mampu menampung, sehingga air meluap ke tol,” terangnya.

Baca Juga :  Pengurus GP Ansor Kabupaten Bekasi Resmi Dilantik

Seperti yang kita ketahui, status tanggap darurat bencana telah di tetapkan Emil, pada beberapa waktu yang lalu. Ia mengatakan, penetapan status itu akan berlangsung hingga sepekan ke depan.

Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kang Emil. Rapat tersebut, untuk mengecek penanganan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Saya turut prihatin, atas apa yang terjadi. Karena, jika dilihat dari BMKG (Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika) jadi ada pusaran topan, yang membuat hujan besar saat itu. Pada tanggal tersebut, sedang berada di Jawa sisi Barat, sekarang sudah bergerak,” ungkap Emil, saat rapat.

Kang Emil yang didampingi, sang Isteri, Atalia Praratya menyampaikan, beberapa wilayah di Jawa Barat yang telah ditetapkan sebagai status tanggap darurat bencana diantaranya, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Karawang.

Baca Juga :  Bawaslu Kabupaten Bekasi Ingatkan Sejumlah Tempat Dilarang Pasang APK

“Saya menghimbau untuk kepala daerah untuk sigap. Musim hujan masih baru mulai, jangan sampai kita lengah. Hujan besar itu kategorinya 100mm, kemarin itu, 4 kali lipat. Semua gorong-gorong, tanggul dan lain lain itu tidak di design untuk 4 kali dari maksimal. Mungkin bisa menjadi perhatian,” tegasnya.

Emil menyerahkan bantuan dana darurat kebencanaan Pemprov Jabar, untuk hal yang berkaitan dengan penanggulangan potensi kebencanaan di wilayah Jawa Barat. Salah satunya, di Kabupaten Bekasi yang terdampak bencana banjir.

“Saya akan melaporkan ke pusat, kita tidak hanya membawa masalah tapi juga membawa solusi. Laporan paling lambat selasa, bisa saya terima. Untuk Kabupaten/Kota yang terdampak, nantinya akan menjadi satu paket solusi Jawa Barat,” imbuhnya.

(Adv/ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut
Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya
Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:29 WIB

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:21 WIB

Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami