Pelayanan Pemkab Bekasi, Diapresiasi KEMENPAN RB, Dikeluhkan Warga dan Dikecam Aktifis.

- Redaksi

Rabu, 28 November 2018 - 19:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Belum lama ini Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi menerima penghargaan dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengenai pelayanan publik, hal tersebut mendapat kecaman dari Aktivis Muda Kabupaten Bekasi.

Aktivis Muda Kabupaten Bekasi Jaelani Nurseha mempertanyakan penghargaan Kementrian PANRB yang diterima oleh Pemkab Bekasi sebagai Pelayan Publik berdasarkan penilaian seperti apa, pasalnya belum lama ini Pemkab Bekasi tersandung KPK mengenai gratifikasi perijinan Mega proyek meikarta.

Baca Juga :  Puluhan Tahun Merdeka, Desa Windu Haji Akhirnya Memiliki Tugu Perbatasan

” Saya heran, itu penghargaan berdasarkan apa. Setau saya pelayanan di pemerintahan Kabupaten Bekasi masih jauh dari kata layak, padahal kemarin baru saja pemerintahan kabupaten Bekasi tersandung gratifikasi perijinan proyek meikarta yang kasusnya menyeret Bupati Bekasi (Neneng Hasanah Yasin ) jadi tegangan KPK,” jelas aktivis Mahamuda bekasi, Selasa (28/11/2018).

Jae sapaan akrabnya mengatakan masyarakat saat ini tidak mudah untuk dibohongi dengan penghargaan yang pemerintah dapatkan, ” masyarakat sekarang ini sudah pintar pemerintah kabupaten Bekasi seperti apa, pelayanannya jauh dari masyarakat harapkan.” Ujarnya

Lanjut jae ” untuk apa mengkoleksi tumpukan kertas kalau pelayanan masih amburadul,” tutupnya.

Perlu diketahui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biorkrasi (PANRB) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi terkait pelayanan publik. Penghargaan tersebut berkenaan dengan pelayanan publik  yang menjadi role model objek evaluasi penyelenggaraan pelayanan publik pada tiga perangkat daerah penyelenggara pelayanan publik yaitu  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).(red/rjn)

Baca Juga :  Solat Jumat Berjaamaah, Inilah TNI dan Warga Berbaur

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga
Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Berita Terbaru

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meninjau langsung renovasi SDN 05 Bojong Menteng yang rusak akibat puting beliung dan menargetkan perbaikan segera rampung sesuai standar.

Pemerintahan

Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami