Pelajar SMA se-Indonesia Siap Berinovasi dengan Empati lewat HiLo Teen Design Thinking Marathon 2022

- Redaksi

Selasa, 6 September 2022 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tema kompetisi HiLo Teen Design Thinking Marathon 2022 adalah ‘Inspiring Application Idea for Teens,’ membuat ide aplikasi yang menginspirasi disesuaikan dengan kebutuhan remaja. Para pemenang juga berkesempatan mendapatkan hadiah dengan total nilai hingga Rp 120.000.000,-.

Lead Curriculum Developer Atlaz, Tasya Amelia Oktafuri mengatakan, “Kami bangga dapat berkolaborasi dengan HiLo Teen melalui acara HiLo Teen Design Thinking Marathon 2022 untuk mendukung pendidikan di Indonesia yang lebih baik. Atlaz hadir untuk memberikan akses terhadap pendidikan bahasa inggris yang menghadirkan elemen interaksi dan praktek melalui buku pembelajaran bahasa Inggris berbasis Common European Framework of Reference (CEFR) dilengkapi dengan platform pembelajaran digital. Design thinking membersamai proses pembentukan Atlaz sampai dengan perkembangannya hari ini dimulai dari pengumpulan data dan riset yang meninjau pola pembelajaran di masa pandemi covid-19, wawancara, pembuatan prototype, uji coba produk ke beberapa sekolah hingga penyempurnaan kembali produk yang ada.”

Baca Juga :  Dorong Ketahanan Pangan Jabar Lewat Program Santani

“Dukungan kami dalam HiLo Teen Design Thinking Marathon 2022 berupa penyediaan platform website sebagai penyebaran informasi kegiatan, dan Learning Management System (LMS) dimana peserta dapat mengakses materi belajar daring secara self learning dan melakukan pengumpulan worksheet dengan mudah walau hanya dengan gawai,” tambah Tasya.

Baca Juga :  Dani Ramdan Imbau Jaga Kondisi Kesehatan Buat Para Jamaah Haji

Sementara itu, Razi Thalib, Co-Founder RevoU dan Education Practitioner, mengatakan, “Dampak teknologi online banyak yang kita rasakan saat ini termasuk dalam bidang pendidikan dan future of work. Mulai dari banyaknya profesi baru yang merubah paradigma berkarir, akses belajar menjadi lebih mudah, portofolio hasil karya menjadi lebih penting dibanding sertifikat, hingga prioritas untuk mengedepankan empati pada kemanusiaan dalam memberikan solusi inovatif. Dalam proses belajar termasuk soal design thinking, peran orangtua dan tenaga pendidik untuk menjadi mentor dan fasilitator sangatlah penting.”

Baca Juga :  Tim Percepatan Pembangunan Pemkab Bekasi Sertakan Tokoh Masyarakat
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vasaka Hotel Jakarta Bidik Wisatawan dan Pelaku Bisnis Lewat Promo Kemerdekaan Agustus 2026
Bingung Pilih Mobil di GIIAS 2026? Coba Tanya OLA, Jawabannya Bikin Kaget!
Kasus Kecelakaan Maut Cilincing Disorot, Kuasa Hukum Pertanyakan Penahanan Sopir Truk Trailer
Astra Financial Kembali Topang GIIAS 2026, OJK: 64% Pembiayaan Masih Bertumpu di Otomotif
Indonesia Jadi Negara Pertama Dunia, OMODA O4 Bawa Mobil Listrik AI Masa Depan
TNI Siaga Penuh Hadapi Ancaman Karhutla 2026, Satgas Resmi Digelar untuk Cegah Bencana Sejak Dini
PWI Pusat dan Hotman Paris Sepakat Akhiri Polemik
SMARTFREN Run 2026 Kelola 2,19 Ton Sampah Tanpa ke TPA, Cegah Hampir 4 Ton Emisi Karbon

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:55 WIB

Vasaka Hotel Jakarta Bidik Wisatawan dan Pelaku Bisnis Lewat Promo Kemerdekaan Agustus 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:05 WIB

Bingung Pilih Mobil di GIIAS 2026? Coba Tanya OLA, Jawabannya Bikin Kaget!

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:03 WIB

Kasus Kecelakaan Maut Cilincing Disorot, Kuasa Hukum Pertanyakan Penahanan Sopir Truk Trailer

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:38 WIB

Astra Financial Kembali Topang GIIAS 2026, OJK: 64% Pembiayaan Masih Bertumpu di Otomotif

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:44 WIB

Indonesia Jadi Negara Pertama Dunia, OMODA O4 Bawa Mobil Listrik AI Masa Depan

Berita Terbaru