BPN: Prabowo-Sandi Fokus Perbaiki Sektor Ekonomi Pedesaan

- Redaksi

Sabtu, 16 Maret 2019 - 17:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Anggawira adalah Caleg DPR RI Dapil Jabar VIII (Kab. Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon) yang sekaligus Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Prabowo-Sandi.

i

Anggawira adalah Caleg DPR RI Dapil Jabar VIII (Kab. Indramayu, Kabupaten dan Kota Cirebon) yang sekaligus Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Prabowo-Sandi.

RJN, Bekasi – Badan Pemenangan Nasional . Prabowo-Sandi mengatakan bahwa Presiden Jokowi belum mampu mengembangkan sektor ekonomi pedesaan. Anggota BPN, Anggawira mengatakan hal ini sangat berbeda dengan apa yang ditawarkan oleh Prabowo-Sandi, yang lebih mengutamakan sektor ekonomi pedesaan sebagai alternatif untuk mengurangi banyaknya pengangguran di pedesaan.

“Tentunya program-program yang akan kami lakukan memiliki banyak perbedaan dari apa yang sudah dilakukan kubu petahana, kita ingin berkonsentrasi bagaimana pengangguran di level desa ini dapat dicarikan solusinya,” ujar Anggawira, saat mengisi acara CNN Indonesia kamis (14/3/2019) malam.

Baca Juga :  Eddy Masyhudi: Pilkada 2020 Jadi Ajang Menyatukan Kader PDIP Indramayu

Jika terpilih dalam pilpres april mendatang, Prabowo-Sandi akan lebih fokus untuk menggerakkan sektor ekonomi pedesaan, melalui pendekatan ekonomi berbasis industri.

“Sentra utama problem pengangguran itu bukan hanya di perkotaan, tapi juga dipedesaan. Yang kami lihat program insentif yang ditawarkan pak Jokowi belum mampu menggerakkan sektor ekomoni pedesaan,” sambungnya.

Lebih lanjut lagi, Anggawira mengatakan bahwa hal yang selalu digembar-gemborkan oleh Jokowi untuk tidak import, tapi kenyataannya banyak bahan baku yang sebenarnya masih bisa diswasembadakan, namun kenyataannya malah import besar-besaran.

Baca Juga :  JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026

“Sebenarnya titik sentra problem ekonomi kerakyatan ini terletak di pedesaan, karena pedesaan masih minim perhatian dari pemerintah,” katanya.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Tekankan Pentingnya Lingkungan Pesantren yang Aman bagi Santri
Plt Bupati Bekasi Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berperan dalam Pembangunan
PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi
2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pasokan Air Bersih Babelan Masih Bergantung pada Kota Bekasi, Ini Penjelasan Tirta Bhagasasi
Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, DPRD Pertanyakan Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Tri Adhianto Tekankan Pentingnya Lingkungan Pesantren yang Aman bagi Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Plt Bupati Bekasi Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berperan dalam Pembangunan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:33 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:17 WIB

2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan

Berita Terbaru