PC GP Ansor Kabupaten Cirebon Intruksikan Semua Menahan Diri

- Redaksi

Selasa, 23 Oktober 2018 - 22:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Menyikapi viralnya video pembakaran bendera HTI yang bertuliskan kalimat tauhid, yang dilakukan oleh orang yang berseragam Banser pada hari Santri Nasional di Kabupaten Garut, Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Cirebon mengintruksikan agar semua menahan diri.

HM. Ujang Busthomi meminta anggota Banser tidak terprovokasi dan percayakan semua kepada pihak Kepolisan. PC Ansor Cirebon sendiri sudah mengintruksikan agar semua menahan diri.

Baca Juga :  Semarakan Hari Jadi ke-74, Pemkab Bekasi Gelar Fashion Show Pakaian Adat Nusantara dan Mancanegara

“Kami himbau pada para anggota Banser jangan terpancing terhadap ulah segelintir orang yang mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingan politik,”ungkapnya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di Pendopo Padepokan Al Busthomi Anti Galau Mundu Cirebon, Selasa (23/10/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

HM. Ujang Busthomi menambahkan atas nama Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Cirebon menyesalkan tindakan yang membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid yang mereka anggap sebagai bendera HTI.

Baca Juga :  Antisipasi Penyempitan Lajur, Jalan Tol Japek Lakukan Rekontruksi

“Seharusnya bendera itu (Red. Barang Bukti/BB) tidak langsung dibakar, protap di GP Ansor tidak begitu karena protap yang kami lakukan dan intruksikan, kalau menemui lambang atau simbol apapun yang diidentikan dengan HTI, agar di dokumentasikan lalu diserahkan ke Kepolisian bukan dibakar sendiri.”

Baca Juga :  Salut, Warga Curug Wetan Selalu Mendonorkan Darahnya

Masih menurut HM. Ujang Busthomi jika pembakaran itu juga dilatarbelakangi adanya provokasi dalam suasana peringatan hari santri Nasiaonal.

“Itupun ketika teman teman di Garut melakukan pembakaran, tentu harus dipahami bukan dalam ruang hampa yang tidak ada sebabnya, “tutupnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB