PC GP Ansor Kabupaten Cirebon Intruksikan Semua Menahan Diri

- Redaksi

Selasa, 23 Oktober 2018 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Menyikapi viralnya video pembakaran bendera HTI yang bertuliskan kalimat tauhid, yang dilakukan oleh orang yang berseragam Banser pada hari Santri Nasional di Kabupaten Garut, Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Cirebon mengintruksikan agar semua menahan diri.

HM. Ujang Busthomi meminta anggota Banser tidak terprovokasi dan percayakan semua kepada pihak Kepolisan. PC Ansor Cirebon sendiri sudah mengintruksikan agar semua menahan diri.

Baca Juga :  Extravaganza Gebrak Pangsa Pasar Lewat Wedding Fair 2019

“Kami himbau pada para anggota Banser jangan terpancing terhadap ulah segelintir orang yang mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingan politik,”ungkapnya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di Pendopo Padepokan Al Busthomi Anti Galau Mundu Cirebon, Selasa (23/10/2018).

HM. Ujang Busthomi menambahkan atas nama Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Cirebon menyesalkan tindakan yang membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid yang mereka anggap sebagai bendera HTI.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Cirebon Akan Memperbaiki Shelter PKL di Jl. Cipto

“Seharusnya bendera itu (Red. Barang Bukti/BB) tidak langsung dibakar, protap di GP Ansor tidak begitu karena protap yang kami lakukan dan intruksikan, kalau menemui lambang atau simbol apapun yang diidentikan dengan HTI, agar di dokumentasikan lalu diserahkan ke Kepolisian bukan dibakar sendiri.”

Baca Juga :  L-Men Dipercaya sebagai Official Supporting Protein pada PON XX Papua 2021

Masih menurut HM. Ujang Busthomi jika pembakaran itu juga dilatarbelakangi adanya provokasi dalam suasana peringatan hari santri Nasiaonal.

“Itupun ketika teman teman di Garut melakukan pembakaran, tentu harus dipahami bukan dalam ruang hampa yang tidak ada sebabnya, “tutupnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru