PBB Belum Lunas, Camat Lemahabang Memotivasi kepada Kuwu Picungpugur

- Redaksi

Senin, 11 September 2017 - 21:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam rangka kunjungan kerja dan monitoring ke Desa Picungpugur hari Senin (9/11), Edi Priyatna selaku Camat Lemahabang, Kabupaten Cirebon melakukan pembinaan untuk melihat secara langsung data pembayaran PBB yang akan jatuh pada 31 Oktober tahun ini.

“Ini monitoring pelunasan PBB dan memberikan motivasi kepada Pemerintah Desa Picungpugur supaya cepat melunasi PBB tahun ini, dan kami juga bersama Sekretaris Kecamatan selalu memantau ke tiap Desa sudah sejauh mana pelunasan PBB-nya,” jelasnya.

Baca Juga :  Deddy Mizwar Himbau Stok Pangan Kepada Masyarakat Dengan Baik

Dia mengatakan bahwa PBB merupakan tulang punggung pembangunan Kabupaten Cirebon, sehingga sudah menjadi kewajiban dari Pemerintah Kecamatan untuk memonitor sudah sampai sejauh mana Pemerintah Desa menagih kepada wajib pajak. Menurutnya, data yang masuk baru 70% yang sudah lunas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Suryani, selaku Kuwu Picungpugur mengatakan Penagihan PBB ke masyarakat sudah dilaksanakan oleh kolektor yang berasal dari perangkat Desa dan sampai saat ini sudah hampir selesai tinggal beberapa wajib pajak saja yang belum bayar.

Baca Juga :  H-10 Lebaran 2022, Jasa Marga Catat 153 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

“Sebenarnya Penagihan oleh kolektor lancar tapi memang ada kemunduran waktu saja,” tuturnya.

Menurutnya, pada tahun Kemarin Desa Picungpugur biasa melunasi PBB pada bulan Juli. Akan tetapi, untuk tahun ini karena tanah titisara yang disewa pabrik gula belum ditebang, maka target untuk pelunasan PBB menjadi mundur. “Kami sudah akan segera lunasi pada akhir Minggu bulan September ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Rusaknya Karet di Bendungan Tawangsari Dikeluhkan Warga

“Kami selalu semangat dalam menagih PBB ke wajib pajak. Ini mundur waktu saja, yang bisa lunas bulan Juli setelah tanah titisara disewa pabrik gula. Sekarang pihak pabrik tidak menyewa lagi, mungkin ini imbas dari masalah gula. Akan tetapi, sudah menjadi kewajiban pihak Pemerintah Desa untuk melunasi PBB di akhir bulan ini,” tukasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas
Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Berita Terbaru