Para Penggiat Seni dan Budaya Gelar Ngalokat Cai

- Redaksi

Kamis, 22 Maret 2018 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cianjur – Para penggiat seni sunda bersama masyarakat Pacet dan Cipanas menggelar “Ngalokat Cai” dalam rangka memperingati hari air se-dunia di Cadas Gantung Pacet, Kamis (22/3).

Puluhan masyarakat memadati areal Cadas Gantung dan mengikuti acara ngalokat Cai.Turut hadir Kapolres Cianjur AKBP Soliyah beserta perwakilan dari Pemdes Gadog, Cibodas, serta Kecamatan Pacet.

“Gagasan ngalokat air ini membuktikan kepada dunia, bahwa bangsa Indonesia sejak ribuan tahun silam sudah menghargai dan mensyukuri air. Berbeda dengan Amerika yang baru sejak 1970 memperingati Hari Air se – dunia di tanggal 22 Maret. Jadi ini memastikan bahwa bangsa kami sudah jauh sebelumnya,” ujar Penggiat seni budaya dan lingkungan Eko Wiwid

Diakuinya pihaknya bukan menolak peringatan hari bumi yang se – dunia dilaksanakan tetapi Bangsa Indonesia ini sudah punya ciri kearifan lokal.
Sudah sejak lama Ngalokat cai ini merupakan gerakan kebudayaan dalam menyelamatkan lingkungan hidup.

“Ini merupakan bentuk syukur kepada Sang Maha Pencipta, yang selama ini sudah memberikan kenikmatan salah satunya air. Jadi manusia jangan sombong, (Sangkan ngarti tur surti kana diri) kita harus mengerti dan memahami terhadap diri kita,red, ” ujarnya

Baca Juga :  Wow, Kelurahan Ini Hiasi Kampungnya dengan Kesenian Mural yang Unik

Eko sangat mengapresiasi tokoh publik yang datang, salah satunya Kapolres Cianjur AKBP Soliyah. Dirinya berharap masyarakat lebih menjaga sumber mata air, dengan mengembalikannya kepada kearifan lokal.

“Jangan sampai air dikuasai pihak swasta. Sehingga lingkungan bisa benar terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Penggiat Seni Budaya, Fajri menambahkan kawasan Cadas Gantung ini kaya akan sejarah dan budaya. Tentunya ini harus dibuka dan dipahami bersama, terlebih aliran air dinikmati untuk masyarakat.

Baca Juga :  4 Hari Pasca-Gempa Cianjur XL Axiata Fokus Pulihkan Jaringan dan Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat

“Dulu salah satu sejarahnya sebelum ke Gunung Gede, para pemangku jabatan di berbagai kerajaan mensucikan diri terlebih dahulu disini. Sehingga memang di Cadas Gantung ini salah satu tempat sakral dan bersejarah,” paparnya.

Pihaknya bersyukur prosesi seperti ini bisa dilaksanakan secara turun temurun. Diharapkan ini bisa dijaga demi keharmonisan alam. (asp/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perluas Jaringan di Jawa Barat, Isuzu Buka Outlet 3S di Cianjur
4 Hari Pasca-Gempa Cianjur XL Axiata Fokus Pulihkan Jaringan dan Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat
Kota Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Dampak Gempa Cianjur
Pemkot Bekasi Kirim Personil Kesehatan dan Tagana ke Cianjur
Pasca Gempa Cianjur
XL Axiata Percepat Pemulihan Jaringan dan Sediakan Akses Telepon Gratis
Dorong Ketahanan Pangan Jabar Lewat Program Santani
DP3AKB Jabar Adakan Kegiatan Pelatihan Pesantren Ramah Anak
Dampak Tol Cianjur-Bandung, Genjot Pendapatan Daerah Pariwisata

Berita Terkait

Minggu, 27 Oktober 2024 - 16:16 WIB

Perluas Jaringan di Jawa Barat, Isuzu Buka Outlet 3S di Cianjur

Jumat, 25 November 2022 - 22:35 WIB

4 Hari Pasca-Gempa Cianjur XL Axiata Fokus Pulihkan Jaringan dan Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat

Rabu, 23 November 2022 - 19:14 WIB

Kota Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Dampak Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 - 19:38 WIB

Pemkot Bekasi Kirim Personil Kesehatan dan Tagana ke Cianjur

Selasa, 22 November 2022 - 19:31 WIB

Pasca Gempa Cianjur
XL Axiata Percepat Pemulihan Jaringan dan Sediakan Akses Telepon Gratis

Berita Terbaru