Penutupan Festival Keraton Nusantara, Jokowi Bakal Undang Keraton ke Istana

oleh -

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo turut hadir dalam penutupan rangkaian Festival Keraton Nusantara (FKN) ke XI yang bertempat di Gua Sunyaragi, Kota Cirebon hari Senin malam (18/9). Dia terlihat memakai pakaian adat khas Cirebon berwarna putih.

Dalam sambutannya, dia merasa senang bisa hadir di acara akbar tersebut. “Negara kita memiliki jejak sejarah yang besar dan gemilang. Seperti kebesaran Kerajaan Sriwijaya yang membangun maritim sangat disegani, Kerajaan Majapahit yang menyatukan Nusantara, dan lain-lain. Semuanya mewariskan bukan hanya nilai luhur, tapi juga nilai-nilai budaya yang tidak ternilai harganya,” tuturnya.

Festival Keraton Nusantara ke XI ini sendiri sudah berlangsung sejak tanggal 15 September lalu, dan dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Dan penutupan kali ini, Presiden Joko Widodo sendiri yang menutupnya.

Acara penutupan tersebut sekaligus peresmian Portal Keraton nusantara yang dikelola oleh Perpustakaan Nasional, yang ditandai dengan menekan tombol elektrik, penandatanganan, dan pemukulan bedug. Dalam prosesnya, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Walikota Cirebon Nasrudin Azis, dan Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat.

Menurut Presiden Joko Widodo, keraton sangat berperan penting dalam pelestarian budaya dan menjaga nilai-nilai luhur. Keraton juga berperan penting dalam perjuangan Republik. Bersama pemerintah, Keraton menata diri menyesuaikan zaman tapi tetap memegang nilai-nilai budaya.

“Warisan peradaban Nusantara menjadi modal bagi masa depan bangsa ini. Saya berharap FKN ini bukan semata pariwisata atau apresiasi, tapi juga mengukuhkan keraton-keraton Nusantara,” tuturnya.

“Saya minta naskah-naskah kuno, karya-karya sejarah, untuk dijaga dan dilindungi,” imbuhnya.

Mengenai rekomendasi yang diberikan pemerintah dari keraton-keraton, dia berencana akan mengundang keraton-keraton di Istana Negara. “Nanti diundang saja ke istana. Apa saja yang akan dibicarakan,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Comment