Dia berandai, jika dana yang sudah diserap untuk penanggulangan Covid-19 dari APBD Majalengka sebesar Rp 1,8 T itu, bisa digunakan untuk membangun “surga” yang manfaatnya dapat dirasakan rakyat Majalengka.
“Alhamdulillah meski kita tertatih-tatih perang melawan virus corona ini, namun Pemkab Majalengka masih kokoh dan tangguh, sehingga masih bisa membangun Majalengka,”ungkapnya.
Memasuki fase baru setelah dihantam badan pandemi covid-19, Karna mengajak semua elemen masyarakat untuk saat ini bergerak bersama untuk membantu masyarakat yang saat ini terkena imbasnya akibat wabah ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia juga meminta masyarakat menghentikan sementara kepentingan politik atau saling mencaci maki satu sama lain, baik pada pertemuan maupun di sosial media (sosmed). Sebab kondisi itu tidak diharapkan masyarakat. Yang dibutuhkan itu bantuan uluran tangan dan gotong royong membantu dan memotovitasi masyarakat melalui aksi nyata.
“Rakyat tidak butuh omongan atau perdebatan yang tidak ada kepentingannya baginya. Untuk itu, saya minta ICMI, PGRI, ulama, tokoh masyarakat, partai politik, dan elemen masyarakat lainnya agar senantiasa berjibaku membangun masyarakat baik itu rasa aman, nyaman, dukungan moril dan materil di tengah kondisi pemulihan saat ini,” tegasnya. (*)
Halaman : 1 2









