Majalengka – Presiden Joko Widodo menyatakan masyarakat sudah boleh tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Kebijakan ini dirsepon positif semua kalangan. Tidak terkecuali Bupati Majalengka Karna Sobahi. Saat halal bi halal bersama ICMI, Karna Sobahi menegaskan saat ini rakyat tengah berupaya bangkit dari trauma dan keterpurukan akibat Pandemi Covid-19.
“Saat ini bangsa dan negara ini tengah memasuki era recovery atau pemulihan baik di bidang kesehatan, ekonomi, sosial, psykologi dan lain sebagainya. Kondisi pemulihan semacam ini, perlu mendapatkan dukungan dan campur tangan dari semua pihak, bukan hanya tanggungjawab pemerintah,” ungkap Bupati .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati menjelaskan dampak dari Pandemi Covid-19 menyisakan trauma dan berdampak luar biasa. Selain anggaran penaggulangan dana Covid-19, pandemi covid-19 berdampak pula pada masyarakat yang kehilangan keluarganya yang dicintainya akibat terpapar Covid-19 hingga meninggal dunia.
“Saat ini banyak anak-anak yang kehilangan orang tuanya hingga berstatus anak yatim piatu. Angka kemiskinan pun kian bertambah. PHK kian merajalela. Rasa trauma masih menghinggapi rakyat. Saya sendiri pun yang mengalami trauma. Bagaimana saya pernah terpapar Covid dan harus melakukan hal yang diluar kebiasaan seperti meminum obat di luar batas kewajaran,” tuturnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya









