Nelayan Indramayu Siap Berangkat ke Laut Natuna

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2020 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Indramayu – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diminta untuk mempermudah pengurusan izin tangkap ikan bagi nelayan yang hendak berangkat ke perairan Natuna. Permintaan itu disampaikan pemilik kapal di Kabupaten Indramayu, Maman Suparman Yahya.

“Nelayan Indramayu siap untuk ke Natuna. Karena kita kesana bukan hanya mencari ikan, namun juga ikut menjaga perairan Indonesia dari gempuran kapal-kapal China. Tapi tolong, pembuatan SIPI atau surat izin penangkapan ikan dipermudah dan dipercepat,” kata Maman, Senin (13/01/2020).

Baca Juga :  Dalam Debat Final HIPMI, Bagas Adhadirgha Tekankan Pendampingan Pengusaha Muda Untuk Tingkatkan Kualitas SDM Indonesia

Dikatakan Maman, hal ini sangat penting demi memproteksi para nelayan selama melaut di wilayah perairan ZEE Indonesia tersebut. Apalagi, menurutnya, sebagian besar kapal yang telah memiliki izin (SIPI), wilayah penangkapannya adalah di kawasan Papua. Sementara untuk di kawasan Natuna belum ada.

“Pemilik kapal juga minta jaminan dari KKP terkait kelengkapan SIPI atau perizinan, karena SIPI merupakan nyawanya kapal,” kata Maman.

Dalam hal ini, dirinya meminta agar KKP bisa mempermudah pengurusan izin tersebut.

Selain persoalan izin, Maman Suparman juga meminta adanya perlindungan dalam bentuk surat perintah dari Kemenko Polhukam untuk melaut di perairan Natuna.

Baca Juga :  Liburan di Harper Cikarang Lebih Hemat Ini Caranya

Surat ini diyakini akan membuat nelayan Indramayu lebih aman dan nyaman saat berada di Natuna.

“Kami juga berharap adanya surat perintah dari Kemenko Polhukam sehingga membantu kami dari segi keamanan,” ujarnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru